Mirna Meninggal Tak Wajar, Ada Pendarahan di Lambung

Rusmanto
Minggu, 10 Januari 2016 06:00 WIB
Oleh Rusmanto pada Minggu, 10 Januari 2016 06:00 WIB
Image Mirna Meninggal Tak Wajar, Ada Pendarahan di Lambung

WinNetNews.com - Jenazah Wayan Mirna diautopsi di RS Polri Kramatjati. Selama satu jam lebih autopsi, polisi mengambil sampel untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk dugaan sementara Mirna meninggal secara tak wajar karena terdapat pendarahan di lambung.

Baca juga: Penyebab Kematian Mirna Masih Misterius

"Tadi dari jam 12 sampai jam 1 dini hari dilakukan autopsi. Dari hasil autopsi sementara di lambung terdapat pendarahan. Itu yang sampaikan, simpulkan sementara, korban meninggal tak wajar karena ada pendarahan di dalam lambung," kata Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Musyafak di RS Polri, Kramatjati, Jakarta, Minggu (10/1/2016).

Dia mengatakan untuk pemeriksaan lebih lanjut, sampel yang diambil sebagian adalah hati. Tujuan hati diambil agar diketahui dugaan adanya kandungan racun atau tidak.

"Sebagian hati diambil, tujuannya untuk dilakuakn pemeriksaan lebih lanjut. Apakah kandungan di dalamnya, kenapa hati diambil, karena hati merupakan metabolisme, pasti kalau ada racun, zat, pasti ada di sana," ujarnya.

Namun, untuk kepastian penyebab Mirna meninggal, Musyafak meminta menunggu hasil proses pemeriksaan di laboratorium forensik.

"Untuk kepastian penyebab kematian akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di labfor," sebutnya.

disadur dari situs detik news

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Vinicius Junior Resmi Gabung Real Madrid

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.