(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Mitos atau Fakta, Urutan Lahir Pengaruhi Kepribadian Seseorang ?

Nadia Chevina
Nadia Chevina

Mitos atau Fakta, Urutan Lahir Pengaruhi Kepribadian Seseorang ?

WinNetNews.com – Anak sulung lebih dewasa dan anak bontot (terakhir) manja. Pernah mendengar pendapat yang seperti itu ?? Yap, banyak orang yang suka menilai kepribadian orang lain. Karena terlihat dari sikap dan keseharian yang dilakukan.

Melansir laman kompas, Teori psikologi lama pun pernah menyatakan, bahwa anak sulung merupakan yang istimewa namun dibebani dengan tanggung jawab, anak tengah adalah pencari perhatian yang berjuang untuk menemukan identitas diri, sedang anak bontot adalah “bayi” yang bermandikan kasih sayang. Namun bila Anda termasuk yang tidak setuju dengan anggapan ini, studi terbaru pun berkata demikian.

Mahasiswa pascasarjana dari University of Leipzig, Julia Rohrer, mencoba mencari kebenaran dari teori lama tersebut. Ia mengkaji data milik 20 ribu orang dewasa di Amerika Serikat, Inggris, serta Jerman untuk mendapat sebuah kesimpulan baru.

Sebagian besar anak sulung memang mendapati skor lebih tinggi dalam kecerdasan, namun hal tersebut bukan disebabkan karena urutan lahir, melainkan interaksi sosial dalam keluarga. Anak sulung biasa diperlakukan sebagai “guru” bagi adik-adiknya, diajarkan untuk melakukan, mengatakan, atau menjelaskan sesuatu dengan benar, sehingga mendorong intelejensi mereka.

Sehingga, sikap keluargalah yang akhirnya membuat kepribadian seseorang terbentuk. Dengan kata lain, dengan didikan yang sama, bukan tidak mungkin anak bontot tumbuh lebih mandiri ketimbang saudara tertuanya.

Frank Sulloway, profesor psikologi di University of California, menanggapi penelitian ini, bahwa mereka sangat bertentangan dengan penelitian-penelitian besar sebelumnya yang mengatakan bahwa urutan kelahiran, walau sedikit, tidak memiliki pengaruh dalam kepribadian seseorang.”

Namun Toni Falbo, profesor psikologi dari University of Texas memberi pujian terhadap hasil penemuan baru milik Rohrer dan rekan-rekannya. Menurutnya, teori urutan kelahiran akan terus menjadi pembahasan sebab manusia hidup di tengah-tengah saudara. Sehingga, pembahasan tentang urutan lahir akan terus menjadi topik penting.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});