MK Anulir Hasil Pilkada Intan Jaya, Massa Bakar Kantor Pemda

MK Anulir Hasil Pilkada Intan Jaya, Massa Bakar Kantor Pemda ilustrasi

WinNetNews.com - Sejumlah kantor Pemerintah Kabupaten Intan Jaya di Sugapa, Papua, dibakar massa. Mereka protes keputusan MK yang menganulir hasil pilkada Intan Jaya.

Aksi pembakaran terjadi pada Rabu ( 30/8) malam. Aksi terjadi setelah putusan Mahkamah Konstitusi terkait Pilkada Intan Jaya yang memenangkan pasangan nomor 3 Natalis Tabuni dan Yann Robert Kobogoyauw.

Keputusan ini sekaligus menganulir putusan KPU setempat yang sebelumnya menetapkan pasangan nomor 2 Yulius Yapugau dan Yunus Kalabetme sebagai pemenang. Akibat peristiwa ini, sejumlah kantor pemerintahan hangus dibakar massa.

Belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Kantor yang dibakar di antaranya Kantor Dinas Kesehatan, Kantor Bappeda dan Badan Keuangan serta Aset Daerah setempat. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad M Kamal saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

"Kami mendapat laporan dari anggota di sana kalau terjadi pembakaran sejumlah kantor pemerintahan di Sugapa, mungkin ini imbas dari putusan MK, tapi masih akan kami dalami dulu," jelas Kamal, Kamis (31/8/2017).

Diduga kuat pembakaran sejumlah kantor pemerintahan di Sugapa dipicu hasil putusan MK yang memenangkan pasangan calon nomor urut 3 atau berbeda dengan hasil PSU yang memenangkan pasangan nomor urut 2.

Akibat kasus pembakaran pada Rabu malam, Kamis pagi suasana di Sugapa ibu kota Kabupaten Intan Jaya masih mencekam. Sejumlah kios dan pasar memilih tutup. aktifitas masyarakat lumpuh total. Masyarakat asli memilih diam di dalam rumah, sedangkan sebagian masyarakat pendatang memilih mengungsi ke polsek dan pos TNI terdekat. (detikcom)