MK Ingin Jokowi dan Prabowo Berpelukan pada 28 Juni

Daniel
Daniel

MK Ingin Jokowi dan Prabowo Berpelukan pada 28 Juni Jokowi dan Prabowo

Winnetnews.com - Menjelang putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa Pilpres 2019, juru bicara MK Fajar Laksono menyematkan satu harapan yakni kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden bisa turut hadir pada hari pengumuman putusan.

Fajar berharap baik Joko Widodo maupun Prabowo Subianto bisa hadir dan saling berpelukan pada hari pengumuman tersebut. Menurut Fajar, penutupan persidangan jadi momentum yang sangat baik untuk keduanya bisa saling bertatap muka secara langsung.

“Tapi kalau pun hadir itu tentu sangat bagus momentumnya. Bagaimana kemudian Mahkamah Konstitusi menutup persidangan sengketa Pilpres ini disertai dengan misalnya kedua pasangan calon bersalaman, berpelukan, dan seterusnya itu sangat baik,” jelas Fajar di gedung MK.

Hakim konstitusi untuk saat ini tengah melakukan rapat permusyawaratan hakim (RPH) membahas dan mengambil keputusan berdasarkan fakta persidangan. Sebelumnya tim hukum Prabowo-Sandiaga dalam permohonan gugatannya meminta MK mendiskualifikasi pasangan Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin.

Soal kemungkinan adanya massa pada hari pengumuman, sejauh ini PA 212 mengonfirmasi bakal hadir dan menggelar aksi damai.  “Kami juga taat prosedur dan dengan itu kami sudah layangkan surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian agar kita bisa bekerja sama agar aksi didengar hakim MK dan juga masyarakat serta berjalan dengan tertib dan damai,” ujar juru bicara PA 212, Novel Bamukmin.

 

Apa Reaksi Kamu?