(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Motor Listrik Gagal Mengaspal di Indonesia

Gunawan Wibisono
Gunawan Wibisono

Motor Listrik Gagal Mengaspal di Indonesia

WinNetNews.com - Kini para produsen otomotif di dunia baik mobil maupun motor terus berinovasi dalam memproduksi kendaraan yang menghasilkan emisi karbon rendah.

Lantas bagaimana dengan di Indonesia? Pemerintah sendiri menargetkan tahun 2025 ada sebanyak 2.200 unit mobil ramah lingkungan dan 2,1 juta motor listrik beredar di Indonesia. Namun kebijakannya masih abu-abu hingga saat ini.

"Sebetulnya tidak ada masalah. Saya katakan ini perkembangannya adalah secara alamiah. Tapi yang penting bagi AISI ialah kebijakan energi itu kemana. Kebijakan pemerintah sendiri mengenai energi itu bagaimana itu," ujar Ketua Umum Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) Gunadi Sindhuwinata, di Jakarta.

Gunadi menyambung, jika infrastruktur dan seluruh kebijakannya jelas maka sebenarnya motor listrik sudah mulai bisa berseliweran di jalanan di Indonesia.

"Tergantung, besok pun sudah bisa kalau sudah siap. Uji coba kan cuma disampaikan ke publik itu uji coba, padahal mereka udah siap," sambung Gunadi.

Selain itu saat disinggung soal insentif yang dapat terus merangsang pertumbuhan motor listrik Gunadi menjawab nampaknya hal tersebut tidak akan efektif.

"Saya sebagai industri dan AISI tidak melihat insentif yang merupakan satu dorongan untuk itu, lebih-lebih kepada kesiapan dari industrinya untuk patuh terhadap itu. Kami melihat tanpa insentif itu, munculnya adalah produk itu kompetitif. Produk itu kompetitif terhadap yang sekarang ada. Kalau kita jual misalkan sepeda motor listrik itu dua kali lipat harganya, siapa yang beli. Itu jadi parameter untuk pemain untuk masuk ke pasar," tutur Gunadi.

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});