Movie Review: “3” Fighting ala The Raid, Kamera ala The Matrix

Movie Review: “3” Fighting ala The Raid, Kamera ala The Matrix

image0

WinNetNews.com – Mungkin ini adalah masterpiece Anggy Umbara sejauh ini. Koreografi laga yang luar biasa, cerita dan karakterisasi yang kuat, lalu special effect yang halus. Inilah satu dari sekian film Indonesia yang wajib anda tonton saat ini.

Menonton film dan trailer -nya, anda mungkin akan teringat dengan pertarungan jarak dekat khas The Raid. Namun Anggy menyuguhkan sesuatu yang lain dengan memainkan velocity kamera, baik secara pergerakan maupun kecepatan. Hasilnya, suatu sensasi baru dalam menikmati seni bela diri.

Baca juga: Trailer Review: "3" Drop Death Action Movie from Indonesia

Film ini mengisahkan 3 sahabat bernama Alif, Lam, dan Mim, yang merupakan murid sebuah pondok perguruan silat berbasis agama. Mereka menjalani kehidupan yang berbeda dengan intrik dan konflik masing-masing. Lalu kembali dipertemukan dalam konflik yang memuncak, dimana hak asasi adalah segalanya.

Ketiga karakter utama muncul begitu kuat. Cornelio Sunny memerankan Alif yang macho dan tegas. Abimana Aryasatya memerankan Lam yang cerdas dan kritis. Lalu Agus Kuncoro memerankan Mim yang matang dan sabar.

Baca juga: Film "3", Unjuk Gigi CGI Indonesia

Sesuatu yang mencolok dari film ini adalah usaha mereka dalam menghadirkan special effect yang baik. Dengan latar masa kehancuran yang futuristic, Anggy tidak takut untuk mengeksplor metode green screen, matte painting, dan tracking dalam filmnya. Pun tidak berlebihan jika penulis mengatakan bahwa “3” adalah special effect yang paling berhasil dari film Indonesia sejauh ini.

Jika anda tertarik untuk menyaksikannya secara langsung, sebaiknya anda bersegera. Karena walau baru tayang perdana pada 1 Oktober ini, film ini hanya menyisakan beberapa layar dan jam tayang. Jadi jangan ragu, ayo kita apresiasi film Indonesia di bioskop. (bicky)