Benarkah Sekarang Presiden Bisa Jabat Sebanyak Tiga Kali?
Jokowi dan Ma'ruf Amin (foto: Nasional Kompas)

Benarkah Sekarang Presiden Bisa Jabat Sebanyak Tiga Kali?

Kamis, 21 Nov 2019 | 16:30 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Wakil Ketua MPR Arsul Sani mengatakan bahwa ada usulan perubahan masa jabatan presiden yang berubah menjadi tiga kali masa jabatan.

Mengetahui usulan ini berpotensi memunculkan kegaduhan, Sani meminta masyarakat untuk tidak menanggapinya secara berlebihan.

"Hanya kalau yang sekarang itu dua kalinya dua kali saklek gitu kan. Artinya kalau dulu 'dapat dipilih kembali' itu kan maknanya dua kali juga sebelum ini. Tapi kan terus-terusan, kalau ini kan hanya dapat dipilih satu kali masa jabatan lagi. Kemudian ada yang diusulkan menjadi tiga kali (masa jabatan)," kata Arsul, dikutip dari Detik.com, Kamis (21/11).

image0
Wakil Ketua MPR Arsul Sani (foto: Kompas)

Menurut Arsul, beberapa usulan ini masih bersifat wacana dan masih belum didiskusikan secara mendalam. Selain itu, Arsul mengatakan bahwa ada juga yang mengusulkan presiden menjabat selama satu periode saja.

“Ya kan baru wacana. Ada juga wacana lain yang mengatakan bahwa jabatan presiden cukup satu kali saja. Sekali masa jabatan ini tapi tidak dibuat lima tahun, melainkan delapan tahun,” lanjut Arsul.

“Setiap usul itu pasti ada logical thinking. Karena satu kali masa jabatan lebih lama juga bisa sekalian exercise dan eksekusi program dengan baik dan maksimal,” tandasnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...