Muhammadiyah Haramkan Vape, Begini Tanggapan MUI
Rokok elektrik alias vape (foto: Thinkstock)

Muhammadiyah Haramkan Vape, Begini Tanggapan MUI

Minggu, 26 Jan 2020 | 16:56 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Wakil ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid mengatakan bahwA apihaknya menghormati sikap Muhammadiyah terkati fatwa haram untuk rokok elektrik alias vape.

“Atas nama MUI, kami hormati ya fatwa Muhammadiyah soal vape tersebut,” kata Zinut, dilansir dari Tempo, Minggu (26/01).

Zainut mengatakan bahwa penetapan fatwa tersebut sepenuhnya otoritas Muhamamdiyah. Zainut meyakini bahwa internal Muhammadiyah telah melakukan kajian secara mendalam sehingga memiliki landasan kuat untuk bisa mengeluarkan fatwa tersebut.

Soal fatwa tersebut, Zainut lantas mempersilahkan masyarakat untuk menentukan secara pribadi dan menilai baik-buruknya fatwa tersebut untuk pribadi. “Ya silahkan, masyarakat yang meyakini hal tersebut sebagai sesuatu yang baik untuk diikuti,” lanjutnya.

MUI sendiri, menurut penuturan Zainut, belum mengambil langkah terkait penetapan fatwa vape ini. Alasannya karena memang belum ada perimtaan dari masyarakat.

Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengeluarkan fatwa yang tertuang pada surat keputusan Nomor 01/PER/I.1/E/2020 tentang hukum dari e-cigarette (rokok elektrik) pada 14 Januari 2020 dan diumumkan pada Jumat 24 Januari 2020 di Yogyakarta.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...