Mungkin Ini Alasan Mengapa Zulfiqar Ali Tak Jadi Dieksekusi

Fellyanda Suci Agiesta
Jumat, 29 Juli 2016 09:35 WIB
Oleh Fellyanda Suci Agiesta pada Jumat, 29 Juli 2016 09:35 WIB
Image Mungkin Ini Alasan Mengapa Zulfiqar Ali Tak Jadi Dieksekusi

WinNetNews.com - Zulfikar Ali, salah satu terpidana kasus narkoba gagal dieksekusi Jumat dini hari tadi. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Noor Rochmad menjelaskan tersebut.

"Melalui kajian yang komprehensif (alasan tidak dieksekusinya Zulfiqar Ali)," kata Noor melalui pesan singkat yang diterima Antara di Jakarta, Jumat (29/7/2016) dini hari.

Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Muhammad Ali Aqil Nadeem mengatakan telah mengajukan surat pada pemerintah Indonesia untuk menunda eksekusi hukuman mati Zulfiqar.

Sebelumnya telah terdaftar 14 terpidana yang akan dieksekusi Jumat dini hari (29/7/2016), namun hanya 4 yang telah dieksesusi mati, yakni Freddy Budiman (warga negara Indonesia), Michael Titus Igweh (warga Nigeria), Humphrey Ejike (warga Nigeria), dan Seck Osmane (warga Senegal).

Kedutaan Pakistan mengatakan bahwa hukuman mati yang dibebankan pada warga negaranya tidak adil. Selain itu, Pemerintah Indonesia terutama pihak terkait perlu mengkaji ulang perkara. Pasalnya, saksi kunci kasus itu telah mencabut keterangan di dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Zulfiqar Ali dituduh memiliki 350 gram heroin dan telah ditangkap sejak 2005. Saksi kunci kasus itu, yaitu Gurdiph Sigh, telah mencabut laporannya dalam BAP dan menyebut bahwa heroin itu bukan milik Zulfiqar.

 

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Rizal Ramli Klaim PT PLN Merugi Karena Jokowi Tidak Mendengarkan Nasihatnya

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.