Mungkinkah Jamu dan Obat Tradasional Lainnya untuk Tangani COVID-19?
ilustrasi

Mungkinkah Jamu dan Obat Tradasional Lainnya untuk Tangani COVID-19?

Rabu, 13 Jan 2021 | 07:30 | Rusmanto

Winnetnews.com -  Jamu atau obat tradisional telah dipercaya ratusan tahun dalam menangani berbagai penyakit. Karena itu setiap ada penyakit yang mewabah, obat tradisional selalu menjadi pertimbangan untuk menjadi salah satu jawaban dalam membantu penanggulanganya. Ketika wabah COVID-19 menyebar pertama kali, para ahli di China langsung meneliti beberapa obat tradisional untuk menjadi salah satu pilihan pengobatan. 

Selain itu jamu atau obat tradisional juga menjadi salah satu pilihan untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari penularan. 

Apakah jamu atau obat tradisional terbukti ampuh dalam membantu pencegahan dan pengobatan COVID-19? 

Potensi jamu dan obat tradisional untuk penanganan pasien COVID-19

image0

Sebelum membahas lebih lanjut, saya ingin saya menekankan bahwa cara pencegahan dan penularan COVID-19 yang paling utama adalah dengan melakukan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

Sampai saat ini belum ada bukti klinis suplemen apapun yang dapat mencegah atau melindungi seseorang dari infeksi COVID-19. Kita pernah mendengar suplemen vitamin C, vitamin B3, Zink, probiotik, dan lainnya tapi belum ada bukti ilmiah bahwa nutrisi tersebut bisa secara spesifik mencegah penularan COVID-19.

Meski begitu, peningkatan popularitas obat tradisional atau jamu selama pandemi COVID-19 bukan tanpa alasan. Pemerintah China secara resmi menyatakan bahwa obat tradisionalnya dapat meringankan gejala, mempercepat penyembuhan, dan mengurangi angka kematian akibat COVID-19. Walaupun belum ada uji klinis secara spesifik, tapi China menggunakanya langsung pada pasien COVID-19 di rumah sakit. 

Potensi obat tradisional semakin terlihat selama pandemi COVID-19. Hal tersehut ditunjukkan dengan banyaknya penelitian bioinformatika, yakni penelitian in-silico, simulasi di komputer yang menperlihatkan  senyawa aktif dari suatu obat tradisional atau herbal dapat berikatan dengan protein virus SARS-CoV-2.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...