Museum-museum di Jakarta Yang Harus Kamu Kunjungi Saat Akhir Pekan

Nurul Faradila
Nurul Faradila

Museum-museum di Jakarta Yang Harus Kamu Kunjungi Saat Akhir Pekan Wisata Museum di Jakarta (sumber: kompas.com)

Winnetnews.com -  Akhir pekan biasanya digunakan untuk berkumpul bersama dengan orang-orang terdekat ataupun jalan-jalan, mencari udara segar. Tapi, apa kamu enggak meras bosan, kalau hanya jalan-jalan ke mall ataupun cafe? Coba deh sesekali jalan-jalan ke museum.

Museum saat ini tidak lagi dianggap sebagai tempat yang membosankan. Sebab, ada beberapa museum yang memiliki tampilan yang unik dan bagus. Jadi, selain mendapatkan informasi, kamu juga bisa mengabadikan beberap momenmu di sana dan bisa kamu unggah di sosial media, untuk mempercantik feed instagrammu.

Di Jakarta sendiri, banyak lho museum-museum keren yang bisa kamu kunjungi sesekali. Yuk, simak daftar museum di bawah ini!

Museum Proklamasi

Tempat berserjarah pertama yang bisa kamu datengin adalah Museum Proklamasi. Museum ini dulunya adalah kediaman dari Laksamana Maeda, seorang Laksamana Jepang yang meminjamkan rumahnya untuk para proklamator berkumpul dan mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Di museum ini, kamu bisa melihat patung-patung yang menceritakan kronologi kejadian menjelang Indonesia merdeka.

Selain itu, di museum ini juga terdapat mural presiden Indonesia, mulai dari Presiden Soekarno hingga Joko Widodo. Sementara, di sisi lain dipamerkan pakaian dan barang-barang yang digunakan oleh para pejuang yang disimpan di balik lemari kaca. Kamu tidak perlu khawatir, karena setiap barang yang dipamerkan di museum ini, diberikan penjelasan, agar para pengunjung dapat memahami mengenai cerita di balik benda berserjarah itu.

Lokasi: Jl. Imam Bonjol No.1, RT.9/RW.4, Menteng, Kec. Menteng, Jakarta Pusat

Museum Prasasti

Museum ini letaknya berada di pusat kota. Kamu pasti enggak asing dengan daerah Tanah Abang. Nah, Museum Prasasti ini terletak di kawasan itu. Museum ini terkenal unik, berada di lokasi terbuka dengan luas tanah 1,5 hektar. Di sini, kamu bisa melihat nisan, patung, dan juga desain makam dengan gaya Eropa. Meskipun terkesan seram, tapi museum ini menjadi lokasi yang bagus untuk berfoto. Selain itu, kamu juga bisa mempelajari mengenai sejarah di Indonesia yang menarik untuk diketahui. 

Kenapa sih, banyak nisan dan pemakamam? Karena memang museum ini awalnya adalah sebuah pemakamam yang dikenal dengan nama Jahe Kober. Tapi kamu enggak perlu takut, sebab sejak tahun 1975 tempat ini sudah resmi dijadikan sebagai cagar budaya dan tidak ada lagi makam di sana. Makam yang tersisa pun, hanyalah makam kosong.

Salah satu spot foto favorit di museum ini adalah makam keluarga A.J.W Van Delden yang berbentuk rumah, ia adalah Ketua Perdagangan VOC dan juru tulis di Indonesia Timur. Selanjutnya, ada makam Olivia Mariamne Raffles, istri dari Sir Thomas Stamford Raffles. Yang berbeda dari makam ini adalah batu nisannya yang dibuat dari batu andesit. Ada juga lho makam tokoh pemuda Indonesia, yakni Soe Hok Gie dan artis opera terkenal di tahun 1930-an, Miss Riboet.

Lokasi: Jl. Tanah Abang I No.1, RT.11/RW.8, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.

Museum Nasional

Museum yang dikenal dengan museum gajah ini, menyimpan banyak artefak dari berbagai kerajaan yang ada di Indonesia pada zaman dahulu. Selain melihat artefak, ada juga bagian museum yang menceritakan tentang manusia purba. Di sana, kamu bisa melihat replika manusia purba, fosil manusia dan hewan purba, dan ada juga replika makam yang dulu digunakan oleh para manusia purba. Selain itu, ada juga lho peralatan perang dan perumahan masyarakat pada zaman dahulu. Ketika ada di museum ini, kamu tidak akan merasa bosan, karena banyak tempat yang bisa dieksplor. Kalau kamu berkunjung di akhir pekan, kamu juga bisa mengikuti beberapa lokakarya yang sering diadakan di sana.

Lokasi: Jl. Medan Merdeka Barat No.12, Gambir, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.

Museum di Tengah Kebun

Museum ini, kalau enggak kamu perhatikan pasti akan terlewatkan. Sebab, museum yang berada di kawasan Kemang ini, jika dilihat sekilas hanya sebuah rumah tinggal biasa. Museum tengah kebun adalah sebuah museum pribadi miliki Mirza Djalil dan koleksi yang dipamerkan di dalam museum ini juga merupakan koleksi pribadi. Di dalam museum ini kamu bisa melihat berbagai jenis patung, topeng, hingga fossil pohon yang berasal dari Masa Triassic di Pulau Jawa, 248 juta tahun sebelum masehi. Ada juga fosil kerang dari masa Jurasic dan fosil lebah raksasa, yang ditemukan di Sangiran. 

Melalui museum ini, kamu seperti dibawa ke "lorong waktu". Kenapa disebut dengan Museum Tengah Kebun, karena lokasi dari museum ini dikelilingi oleh pohon-pohon yang bisa membuat suasana menjadi asri. Perlu diketahui, untuk bisa mengunjungi museum ini, kamu perlu pergi bersama rombongan (7 - 12 orang) dan melakukan reservasi terlebih dahulu. Tidak ada biaya masuk di museum ini, tapi ketika akan memasuki museum, kamu diwajibkan untuk untuk mengikuti segala peraturan yang telah ditentukan oleh pengelola.

Lokasi: Jl. Kemang Timur Raya Nomor No.66, RT.7/RW.3, Bangka, Kec. Mampang Prapatan, Jakarta Selatan
 

Apa Reaksi Kamu?