Musim Pancaroba Masih Mengancam Kita

Musim Pancaroba Masih Mengancam Kita

WinNetNews.com - Musim pancaroba masih mengancam kita. El Nino diprediksi masih berlanjut hingga April 2016. Hal serupa terjadi pada saat El Nino menghampiri Indonesia pada tahun 1997/1998, El Nino berlangsung hingga April 1998, namun efeknya ke Indonesia berhenti pada Desember 1997.

Seperti dilansir Detik, Kepala Sub Bidang Analisa dan Informasi Iklim BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan, mulai Februari 2016, akan terjadi kemarau yang mencakup wilayah pesisir Timur Aceh, pesisir Timur Sumatera Utara, dan pesisir Timur Riau. "El Nino masih berlanjut, tapi pengaruhnya ke Indonesia sudah selesai. Tidak lagi berdampak pada musim hujan di Indonesia. Yang akan terjadi pada Februari 2016 adalah normal kemarau biasa saja," kata Ardhasena melalui pesan singkatnya dari Swiss, kemarin.

Kepala BMKG Andi Eka Sakya pada pertengahan bulan lalu mengatakan, fenomena El Nino baru akan meluruh pada April 2016. Sementara puncak musim hujan terjadi pada Januari-Februari 2016.

Dia mengatkan, di wilayah Aceh dan Riau, curah hujan akan berkurang pada Januari dan Februari karena di wilayah itu akan mengalami puncak musim kemarau sebanak dua kali. Selanjutnya, untuk wilayah timur Indonesia seperti Papua dan NTT masuk musim hujan pada Desember 2015. Untuk wilayah barat, seperti Riau, akan memasuki musim kemarau pada Januari/Februari yang membawa dampak potensi kemudahan terjadinya keterbakaran lahan.

Dibandingkan dengan kondisi normalnya, awal musim hujan 2015/2016 diperkirakan mundur (83,5% dari wilayah Indonesia berdasarkan Zona Musim) dan sifat hujan normal (59,9%) sampai bawah normal (30%).