Nadal Bangun Akademi Tenis di Kampung Halaman

Nadal Bangun Akademi Tenis di Kampung Halaman

Jakarta - Petenis asal Spanyol, Rafael Nadal. Atlet yang dikenal sebagai raja lapangan tanah liat itu tengah membangun akademi tenis miliknya.

Bertopi proyek putih yang sering jadi simbol pengawas atau manajer sebuah proyek, polo shirt putih, dan rompi warna kuning, Nadal berkeliling di antara bangunan-bangunan setengah jadi di kampung halamannya, Manacor, siang itu. Bangunan-bangunan itu adalah bagian dari akademi tenis yang dibangun Nadal.

Dia berencana tahun depan akademi itu bakal resmi dirilis. "Ini tanggung jawab saya untuk memunculkan petenis-petenis handal pada generasi nanti," kata Nadal kepada Sky Sport dan diunggah di Youtube.

Dari rencana yang sudah dibocorkan sejak Maret 2015 ini, kompleks akademi tenis modern di atas tanah seluas 5 hektar itu dibangun secara terpadu dan modern.

"Kita ini berdiri di calon bangunan restoran dan bar. Itu yang di seberang sana bakal jadi asrama untuk 140-an anak usia 10-18 tahun. Lantai di bawahnya akan menjadi sekolah," jelas Nadal.

Saat diumumkan pertama pada Maret tahun ini, disebutkan akademi tenis tersebut terdiri dari empat kawasan utama. Yakni, pendidikan, olahraga, budaya, dan kesehatan. Semuanya berstandar internasional.

Dijelaskan, akademi itu bakal 18 lapangan tenis, lapangan serbaguna, sekolah dan klinik kesehatan. Juga museum olahraga untuk umum.

Untuk pembangunan itu, Nadal tak sendirian. Dia mendapatkan sponsor dari Telefonica dan Movistar. Akademi tersebut dijadwalkan resmi dibuka pada Juli 2016.

Akademi itu bukanlah proyek pembibitan petenis muda yang pertama kali bagi Nadal. Sebelumnya, Rafael Nadal Foundation membangun sekolah di Anantapur, India. Sekolah itu dilengkapi dengan tiga lapangan tenis.