Nadiem Makarim Setuju Gabung Kabinet Jokowi, Siapa Pimpin Gojek Selanjutnya?

Sofia Citradewi
Sofia Citradewi

Nadiem Makarim Setuju Gabung Kabinet Jokowi, Siapa Pimpin Gojek Selanjutnya? CEO dan pendiri Gojek Nadiem Makarim bergabung dengan Kabinet Joko Widodo. (Foto: Reuters via New Straits Times)

Winnetnews.com - Presiden Indonesia Joko Widodo hari ini akan mengumumkan menteri baru untuk kabinetnya yang kedua. Nadiem Makarim, CEO dan pendiri Gojek, mengatakan ia telah secara resmi bersedia masuk ke kabinet Jokowi dan akan mengundurkan diri dari perusahaan yang ia dirikan untuk bergabung dengan Kabinet Presiden Indonesia Joko Widodo.

"Saya telah menerima kehormatan besar untuk dapat bergabung dengan Kabinet," kata Nadiem kepada wartawan di istana presiden, seperti dilansir New Straits Time

Lebih lanjut, Nadiem mengatakan peran spesifiknya akan diumumkan oleh presiden akhir pekan ini.

Nadiem dipanggil hari ini ke Istana Negara oleh presiden Jokowi untuk menerima penunjukan kabinet.

"Kami telah merencanakan kemungkinan ini dan tidak akan ada gangguan pada bisnis kami," kata juru bicara Gojek.

Dengan kepergian Nadiem, Andre Soelistyo dan Kevin Aluwi - masing-masing presiden grup dan co-founder Gojek - dinobatkan sebagai co-CEO, mengantarkan era baru bagi startup Indonesia.

Melansir laman Tech in Asia, yang menerima pengumuman internal dari Gojek, kepala eksekutif yang baru terpilih mengatakan bahwa dalam beberapa hari mendatang, mereka akan membagikan rencana terperinci tentang apa arti keluarnya Nadiem bagi Gojek.

Spekulasi tentang kemungkinan Nadiem akan menjadi bagian dari kabinet Jokowi, memang sudah lama muncul, sejak presiden Jokowi pernah mengatakan pada banyak kesempatan bahwa ia ingin memilih menteri dari generasi yang lebih muda.

Ada juga desas-desus bahwa pendiri unicorn startup pertama di Indonesia itu akan disebut sebagai menteri yang bertanggung jawab atas pendidikan atau usaha kecil dan menengah.

Ketua kampanye Erick Thohir mengatakan presiden membutuhkan calon menteri yang lebih muda untuk menopang fokusnya pada pengembangan sumber daya manusia dalam masa jabatannya yang kedua. "[Jokowi] melihat tokoh-tokoh seperti itu akan mendukung visinya," tambah Thohir, seperti dilansir Tech in Asia.

Sementara itu, Gojek belum segera menanggapi permintaan komentar tentang siapa yang akan menjadi pengganti Nadiem di perusahaan.

 

Apa Reaksi Kamu?