Nanti Penerimaan TKI Akan Online

Nanti Penerimaan TKI Akan Online

Sabtu, 16 Jan 2016 | 21:00 | Muhammad Takdir
WinNetNews.com - Untuk mencegah penipuan calon tenaga kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri baik sebagai TKI yang bekerja di sektor formal maupun TKI yang bekerja di sektor domestic worker (pekerja rumah tangga – PRT), pemerintah akan segera melakukan perekrutan melalui sistem online.

Dengan sistem online maka seluruh masyarakat Indonesia bisa mengetahui secara pasti di negara mana butuh tenaga kerja apa, persyaratannya seperti apa, dan sebagainya. “Calon TKI tidak akan dibohongi calo lagi, seperti dirayu untuk bekerja di sebuah negara di Eropa, eh ketika akan berangkat malah diberangkatkan ke sebuah negara di Timur Tengah.

Ini yang terjadi selama ini. Dan kita berusaha memberantas ini dengan sistem online,” kata Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan, Hery Sudarmanto, kepada SP, Minggu (10/1).

Hery mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan semua atase ketenagakerjaan di semua negara yang bekerja sama dengan Indonesia untuk mengetahui jenis pekerjaan yang bisa diisi oleh orang Indonesia di negara –negara itu.

“Nah, dengan itu, kita masukan ke website khusus nanti supaya bisa dibuka oleh semua orang Indonesia. Dengan demikian siapa pun bisa bekerja di negara mana saja, yang terpenting mempunyai kemampuan dan keahlian sesuai yang disyaratkan negara-negara itu,” kata dia.

 

Untuk itu, kata Hery, pihaknya akan menyediakan internet di setiap desa di Indonesia, terutama di desa-desa yang menjadi kantong TKI yang bekerja di luar negeri selama ini. “Kita akan berkoordinasi dengan kepala desa setempat agar menyediakan ruangan khusus di kantor desanya untuk fasilitas internet supaya warga desanya bisa mengetahui kebutuhan kerja di mana saja,” kata dia.

Hery mengatakan, pemasaran lapangan kerja dalam negeri juga akan dimasukkan ke dalam laman yang sama. “Terutama dengan berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) ini, pemerintah tentu aktif menyampaikan lowongan pekerjaan untuk seluruh masyarakat Indonesia,” kata dia.

Hery mengakui, idenya memasarkan lowongan kerja baik di dalam maupun luar negeri, serta merekrut tenaga kerja luar negeri melalui online, membuat pihak tertentu terutama yang mengambil keuntungan dengan bisnis tenaga kerja terutama tenaga kerja luar negeri selama ini, merasa terganggu dan sakit hati. “Tujuan saya memberantas para calo dan yang memperdatangkan manusia selama ini. Saya tidak mau tahu,” kata dia.

(seperti dilansir dari Berita Satu)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...