Skip to main content

Narapidana Diduga Masih Mengedarkan Narkoba di Banceuy

Narapidana Diduga Masih Mengedarkan Narkoba di Banceuy
Narapidana Diduga Masih Mengedarkan Narkoba di Banceuy

WinNetNews.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan dia sudah tahu mengenai kasus narapidana yang meninggal di Lembaga Pemasyarakatan Banceuy, Bandung. Luhut juga terus menerima laporan dari Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly.

"Oh Banceuy, Banceuy sudah bagus. Tadi malam saya bicara dengan Menkumham terus memang yang meninggal itu gantung diri karena mungkin, dia ketakutan bahwa hukumannya nanti akan, apa, masa pelepasannya dua bulan lagi itu bisa ditambah lagi. Karena dia telah melanggar ketentuan karena masih mengedarkan narkoba di dalam," kata Luhut di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 25 April 2016.

Luhut juga menyadari, kapasitas lapas Banceuy yang sudah terlalu penuh dengan narapidana. Menurutnya hal itu harus diberikan solusi dengan dua cara, pertama membuat penjara baru dan mempertimbangan agar narapidana yang mengonsumsi narkoba direhabilitasi.

Baca juga: Ratusan Napi Lapas Banceuy Dipindahkan

"Memang itu suatu masalah dan itu sedang kita program untuk membuat penjara baru dan kedua sistem apakah orang yang konsumsi narkoba akan dipenjarakan atau ditempat rehabilitasi saja," katanya.

Kehadiran Luhut di Istana bertujuan bertemu Presiden RI Joko Widodo. Dalam pertemuan itu, Luhut dan Jokowi membahas pula mengenai persoalan hak asasi manusia dan laporannya mengenai namanya yang disebut-sebut ada dalam dokumen Panama Papers.

Temuan "Panama Papers" yang dimaksud, berisi daftar nama yang bocor dari firma hukum Mossack Fonseca, Panama. Di dalamnya terdapat nama-nama orang Indonesia yang menyimpan uang di luar negeri yang diduga demi menghindari pajak. "Iya lapor. Baca saja. Nggak ada masalah," katanya.

disadur dari situs pikiran-rakyat

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top