Skip to main content

Nasi Merah atau Nasi Putih? ini 6 Fakta yang Harus Kamu Tahu!

6 Fakta yang Harus Kamu Tahu tentang beras merah. Foto: Istimewa
6 Fakta yang Harus Kamu Tahu tentang beras merah. Foto: Istimewa

WinNetNews.com - Umumnya masyarakat Indonesia lebih memilih konsumsi beras putih ketimbang beras merah. Beras putih memang memiliki rasa yang lebih enak daripada beras merah. Harganya pun lebih terjangkau dibandingkan dengan beras merah. Meskipun beras putih lebih mudah ditemui daripada beras merah, tapi beras merah mengandung lebih banyak nutrisi dibandingkan dengan beras putih.

Warna merah pada beras merah terjadi akibat aleuron pada beras merah mengandung gen yang memproduksi antosianin yang menjadi sumber warna merah atau warna ungu pada beras merah. Nasi atau beras merah ini meruoakan salah satu panganan lokal khas Indonesia. Nasi merah berasal dari jenis padi merah atau padi gogo atau padi huma. Dilansir dari Boldsky, berikut ini ada 6 manfaat beras merah yang bisa jadi bahan pertimbangan bagi kamu untuk mengonsumsi beras merah.

1. Kandungan indeks glikemik pada beras merah lebih rendah

Glycemic Index berperan penting dalam menaikkan gula darah dalam tubuh. Nasi putih mengandung glycemic index atau indeks glikemik yang tinggi dibandingkan dengan beras merah.

Semakin tinggi Indeks Glikemik maka semakin cepat makanan akan dicerna. Semakin rendah Glycemic Index, semakin sulit dan kompleks nasi untuk dicerna. Karena itu, mengetahui indeks glikemik pada suatu makanan sangat penting, terutama ketika kita sedang melakukan diet sehta.

Karena mengkonsumsi makanan dengan Glycemic Index rendah sangat baik untuk menurunkan berat badan, membatasi masalah kelaparan, mencegah penyakit jantung, dll.

2. Kandungan kalori pada beras merah

Kalori pada beras merah lebh sedikit dibandingkan dengan beras putih. Berdasarkan laporan Nasional Gizi Database AS Departemen Pertanian (USDA) , 1 cangkir beras merah yang dimasak menmgandung sekitar 218 kalori.

Sedangkan nasi putih yang dimasak mengandung 242 kalori per cangkir. Jika kamu sedang melakukan diet rendah kalori, beras merah spertinya baik untuk menjadi menu makananmu.

3. Lebih banyak serat pada beras merah atau beras putih?

Beras merah mengandung lebih banyak serat dan antioksidan, serta memiliki banyak vitamin dan mineral yang sangat baik untuk tubuh. Seratus gram atau 3,5 ons beras merah yang dimasak mengandung sekitar 1,8 gram serat, sementara 100 gram beras putih hanya mamapu menyediakan sekitar 0,4 gram serat.

4. Tinggi arsenik

Beras merah juga mengandung lebih banyak arsenik ketimbang beras putih. Arsenik adalah salah satu jenis zat beracun yang bisa membahayakan bagi tubuh. Oleh karena itu, konsumsi nasi merah terlalu lama dapat menyebabkan penyakit kronis seperti memicu penyakit kanker dan jantung.

5. Risiko diabetes

Kandungan beras merah yang tinggi mangensium dan serat yang dapat membantu tubuh dalam mengontrol tekanan darah dalam tubuh. Beberapa studi terakhir menunjukan bahwa mengkonsumsi nasi merah dapat mengurangi resiko penyakit diabetes tipe 2. Beras merah memiliki GI 50 dan beras putih memiliki GI 89.

Oleh sebab itu, nasi putih lebih cepat menaikan kadar gula ketimbang nasi merah.

6. Resiko penyakit jantung

Kandungan lignan yang cukup banyak dalam beras merahdapat membantu melindungi jantung dari penyakit. Lignan bermanfaat mengurangi lemak dalam darah, membuat tekanan darah lebih rendah dan mengurangi inflamasi (peradangan) pada arteri. Mengkonsumsi nasi merah bisa membantu mengurangi resiko penyakit jantung dan menjaga kolesterol darah.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top