Nasib Ruhut di Partai Demokrat Akan Berakhir?
Ruhut Sitompul

Nasib Ruhut di Partai Demokrat Akan Berakhir?

Senin, 10 Okt 2016 | 06:30 | Rusmanto

WinNetNews.com - Komisi Pengawas (Komwas) PD sudah mengeluarkan rekomendasi memberi sanksi untuk Ruhut karena berseberangan dengan partai.

Ruhut diusut oleh Komwas PD karena menyatakan dukungannya untuk pasangan bakal petahana DKI, Basuki T Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat. Padahal PD mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

Namun secara terbuka Ruhut menolak mengikuti keputusan partainya itu. Pernyataan kerasnya menjadi kontroversi dan ia pun lalu diproses oleh Komwas PD.

"Rekomendasi Komwas diberikan sanksi. Tapi sanksinya ditentukan Dewan Kehormatan," ungkap Ketua Komwas PD Ahmad Yahya, Minggu (10/9/2016) malam.

Sayangnya ia tak bersedia memberitahu sanksi apa yang direkomendasikan oleh Komwas untuk Ruhut. Ahmad menyatakan itu dikarenakan tugas penetapan sanksi berada di bawah kewenangan Dewan Kehormatan (Wanhor) PD.

"Sifatnya tertutup rahasia. Yang berhak menyampaikan ke publik adalah wanhor atau Jubir DPP. Komwas hanya mengeluarkan rekomendasi sanksi. Yang menetapkan sanksi adalah wanhor untuk kemudian merekomendasikan kepada Ketum DPP," jelas dia.

Rekomendasi itu sudah diberikan Komwas kepada Wanhor. Padahal Ruhut sendiri belum disidang atau dimintai klarifikasi. Konwas sudah memanggil anggota Komisi III DPR itu pekan lalu, namun Ruhut mangkir. Jadwal pemanggilan ulang seharusnya dilakukan pekan ini namun ternyata sebelum hal tersebut terealisasi, Komwas sudah mengeluarkan rekomendasi hasil penyelidikan.

"Dia (Ruhut) yang pemanggilan pertama itu sebetulnya mau datang tapi sudah malam, anggota Komwas sudah pada pulang. Diputuskan ditunda mestinya sampai Rabu besok ini memanggil beliau lagi," kata Ahmad.

"Tapi karena pernyataannya bertubi-tubi, dan itu dinilai merugikan partai PD sehingga Wanhor meminta untuk dipercepat rekomendasinya dengan data-data yang ada," lanjutnya.

Kamis (6/10) lalu Komwas pun menggelar sidang hingga malam hari. Keputusan rekomendasi untuk Ruhut pun langsung keluar dan hasilnya telah disampaikan kepada Wanhor PD.

Tampaknya PD geram dengan perkembangan terbaru pekan lalu. Tak cukup menyatakan sebagai pendukung, Ruhut pun juga masuk dalam tim pemenangan Ahok-Djarot sebagai salah satu juru bicara.

Namun Komwas tak bersedia membocorkan rekomendasi yang diberikannya kepada wanhor. Sebab penetapan keputusan, kata Ahmad, juga bisa tergantung atas pertimbangan dari Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono.

Sementara itu Ketua Wanhor Amir Syamsuddin mengakui telah menerima rekomendasi sanksi dari Komwas atas Ruhut. Wanhor dikatakannya masih menindaklanjuti rekomendasi itu dan baru akan mengumumkan setelah ada penetapan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...