Nasib Yunani Tak Berbeda Jauh dengan Indonesia 1998

Cincin Suryanto
Senin, 29 Juni 2015 11:31 WIB
Oleh Cincin Suryanto pada Senin, 29 Juni 2015 11:31 WIB
Image Nasib Yunani Tak Berbeda Jauh dengan Indonesia 1998

 JAKARTA - Kekhawatiran investor akan kasus di Yunani memberikan dampak besar pada pasar ekonomi global, terutama Eropa. Pasalnya, para kreditur utang di Eropa enggan memberikan pinjaman kepada Yunani.

Analis MNC Securities, Edwin Sebayang, menjelaskan bahwa meskipun tidak berdampak langsung kepada Indonesia, namun Indonesia tetap akan mengalami dampaknya. Pasalnya, jika Yunani mengalami default, maka akan berdampak pada perbankan di Eropa.

"Kita akan kena dampak money market atau efek channeling, karena banyak bank Eropa memberikan pinjaman di Yunani," jelas Edwin di acara MNC Powerbreakfast, Senin (29/6/2015).

image0

Menurutnya, hal ini terbukti dengan adanya rush di Yunani yang membuat para investor mengosongkan deposito dan tabungan mereka. Akibatnya, perbankan pun bisa mengalami kekeringan likuiditas, seperti yang pernah terjadi di Indonesia pada 1998.

"Jika bank mulai kekurangan likuiditas maka dia akan menarik pinjaman-pinjaman yang dia berikan. Itu seperti kasus Indonesia saat kita kekurangan likuiditas. Nah itu akan menimbulkan snowball effect pada perbankan lainnya," tukas dia.


(cn)


Maknyoosnya Bakso Rudal kenyal-kenyal
Hobi Baru Anies yaitu Plesiran ke Luar Negeri

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.