Skip to main content

Naskah Laporan TPF Munir Belum Ditemukan, Pemerintah Tolak Salinannya

Munir
Munir

WinNetNews.com - Menyikapi pernyataan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Sudi Silalahi perihal naskah laporan akhir Tim Pencari Fakta (TPF) Munir, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memerintahkan kepada Jaksa Agung Prasetyo untuk mencari keberadaan naskah asli laporan akhir tersebut.

Pramono menegaskan bahwa pemerintah melalui Jaksa Agung akan tetap mencari naskah asli tersebut. Meskipun, salinannya mudah didapat dari mantan anggota TPF maupun dari SBY, sebagaimana telah disampaikan mantan Presiden RI itu dalam konferensi persnya.

Menurut Pramono, Presiden Jokowi telah menyerahkan sepenuhnya perihal pencarian naskah itu kepada Jaksa Agung. Oleh karena itu, menyerahkan sepenuhnya mekanisme pencariannya kepada Prasetyo. Termasuk, kemungkinan memintai keterangan mantan anggota TPF.

Lebih lanjut, Pramono meluruskan bahwa tidak ada niatan dari pemerintahan yang sekarang menyalahkan pemerintahan yang lalu atas tidak ditemukannya naskah asli laporan akhir TPF yang menyelidiki kematian aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Munir.

Sebelumnya, SBY yang merasa gerah terus dikaitkan dengan ketiadaan naskah asli laporan akhir TPF akhirnya buka suara. Dengan tegas, ia membantah jika dikatakan sengaja menghilangkan laporan akhir tersebut.

Untuk itu, dengan niat baik, SBY akan menyerahkan salinan naskah lengkap laporan akhir TPF tersebut kepada pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Mensesneg ketika itu, Sudi Silalahi juga angkat suara menjelaskan bahwa dia tidak pernah menguasai naskah asli tersebut. Kemudian, keduanya mendorong agar naskah tersebut diungkap ke publik jika ditemukan karena sudah menjadi milik publik.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top