Naver Tuai Kecaman Usai Salah Terjemahkan Kimchi di Episode Terbaru 'Run BTS'

Nisa Diniah

Dipublikasikan setahun yang lalu • Bacaan 1 Menit

Naver Tuai Kecaman Usai Salah Terjemahkan Kimchi di Episode Terbaru 'Run BTS'
Foto: Allkpop

Winnetnews.com -  Seperti diberitakan sebelumnya, BTS membuat kimchi kubis dan kimchi bawang hijau pada episode "Run BTS" yang tayang 15 Juni 2021.

Banyak netizen Korea memuji para member BTS karena secara terbuka memperkenalkan kimchi sebagai makanan tradisional Korea Selatan di tengah kontroversi terkait keakuratan kepemilikan yang sah atas pakaian tradisional Hanbok, lagu tradisional "Arirang" dan kimchi.

Namun, Naver baru-baru ini menuai kecaman setelah menerjemahkan Kimchi Korea sebagai "Paocai" China dalam episode terbaru "Run BTS". Namun, subtitle bahasa Mandarin Naver untuk episode tersebut membuat netizen Korea marah besar karena kimchi diterjemahkan sebagai paocai, mengingat pemerintah China telah mengklaim paocai adalah asal kimchi.

image0

Beberapa netizen Korea tampak mengeluh dan melayangkan kritik.

"Sungguh membuat frustrasi melihat upaya BTS untuk memperkenalkan kimchi saat Korea mulai kehabisan tenaga," kata netizen Korea dikutip Allkpop.

"Naver, apa kamu gila? Tolong berhenti menodai karya anak-anak kita," ujar netter lain.

"Mengapa tidak menerjemahkan kimchi sebagai 'kimchi' dalam bahasa Inggris?" sahut netizen lain.

"Inilah mengapa China memandang rendah kami dan berpikir itu bukan masalah besar untuk mencuri sesuatu dari kami," seru netter lain.

Menanggapi masalah tersebut, Naver akhirnya telah merilis pernyataan resmi. 

"Subtitel bahasa Mandarin video tersebut dibuat oleh penerjemah ahli bahasa Mandarin, dan subtitle yang sama tersedia di V Live dan Weverse. Kami memperhitungkan apa yang dilakukan Kementerian Pertanian, Pangan, dan Urusan Pedesaan serta Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata mengatakan tentang terjemahan bahasa Mandarin dari kimchi," kata Naver.

Naver menambahkan, "V Live saat ini sedang menunggu jawaban resmi dari lembaga pemerintah terkait, dan kami akan bertindak sesuai untuk menegakkan terjemahan resmi yang dikonfirmasi oleh pemerintah."

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...