Negara Pertama di ASEAN yang Punya Kereta Cepat

Negara Pertama di ASEAN yang Punya Kereta Cepat

Kamis, 14 Jan 2016 | 10:09 | Rusmanto
WinNetNews.com - Pengembangan kereta cepat Jakarta-Bandung akan dimulai pada 21 Januari 2016. Proses konstruksi akan dilakukan selama 3 tahun dan bisa selesai di 2019. Pekerjaan konstruksi dilakukan oleh kontraktor Indonesia dan China.

Saat beroperasi, High Speed Train/HST Jakarta-Bandung dirancang mampu melesat 350 kilometer (km) per jam. Kereta cepat ini diklaim sebagai kereta cepat pertama di Asia Tenggara saat beroperasi di 2019.

"Asia Tenggara baru Indonesia, sedangkan Asia yang sudah ada seperti China, Jepang, Korea Selatan, Taiwan dan Turki," kata Direktur Pengembangan TOD, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Dwi Windarto, Rabu (13/1/2016).

Panjang rute kereta cepat Jakarta-Bandung ialah 142 km. Total investasi ialah US$ 5,5 miliar. Sebetulnya, Singapura dan Malaysia berencana membangun proyek kereta cepat yang menghubungkan Kuala Lumpur-Singapura sepanjang 350 km. Total investasi diproyeksi US$ 11 miliar.

Proyek yang diperkenalkan tahun 2013 ini, direncanakan baru dimulai pembangunannya di 2017 dan selesai 2022, namun kabar kelanjutan proyek HST Malaysia-Singapura belum ada titik terang untuk dilanjutkan.

"Singapura dan Malaysia juga belum. Kemudian ada India gandeng Jepang tapi belum dibangun," sebutnya.

disadur dari situs detik-finance

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...