Skip to main content

Negara Yang Juga Mengalami Krisis Mirip Yunani

Negara Yang Juga  Mengalami Krisis Mirip Yunani
Negara Yang Juga Mengalami Krisis Mirip Yunani

Yunani bangkrut akibat tidak bisa membayar utang, dan China mengalami krisis pasar saham. Ada lagi wilayah yang ekonominya sudah berada di zona 'merah', yaitu Amerika Latin.

Perekonomian di negara-negara Amerika Latin saat ini sedang melambat dan turun. Bank Dunia memprediksi, 2015 menjadi tahun yang buruk bagi perekonomian di Amerika Latin sejak krisis keuangan global terjadi di 2008 lalu.

Menurut berbagai ahli ekonomi, Amerika Latin merupakan kawasan yang paling rentan bila ekonomi China terganggu dan melemah. Area ini merupakan medan perang perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China.

China merupakan partner dagang terbesar dari banyak negara di Amerika Latin, namun AS tetap mencoba untuk merebutnya dalam beberapa bulan terakhir ini. Namun tetap, melambatnya perekonomian China bisa menarik Amerika Latin ikut turun.

Venezuela saat ini menjadi negara dengan ekonomi terburuk di dunia, karena inflasi yang sangat tinggi. Kolombia, memiliki pasar saham terburuk di dunia tahun ini, indeks saham negara tersebut turun 13% selama tahun ini. Diikuti dengan pasar saham Peru yang turun 12,5%.

Masalah besar yang dihadapi Amerika latin adalah China, komoditas, dan mata uang. Wilayah ini booming pada dekade lalu karena tingginya harga komoditas, yaitu bijih besi, tembaga dan bahan makanan.

Lemahnya ekonomi China membuat permintaan barang dari Amerika Latin turun. Langkah pemerintah China menyetop pasar saham yang 'berdarah-darah', membuat perusahaan konstruksinya juga menahan ekspansi, termasuk ke Amerika Latin.

Lalu nilai tukar, penguatan dolar tahun ini membuat mata uang negara Amerika Latin tiarap. Akhirnya, barang impor menjadi mahal.

Mata uang Kolombia sudah turun 13% tahun ini terhadap dolar AS. Mata uang real Brasil turun 21%, dan peso Meksiko juga turun. (jk)

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top