Nenek Baiq Mariah (104) Mendapatkan Perlakuan Istimewa dari Kerajaan Saudi

Nenek Baiq Mariah (104) Mendapatkan Perlakuan Istimewa dari Kerajaan Saudi Nenek Baiq Mariah (kedua dari kanan)/photo: istimewa

WinNetNews.com - Apresiasi tinggi diberikan Kerajaan Arab Saudi kepada Baiq Mariah, jemaah berusia 104 tahun asal Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Baiq Mariah jadi tamu Kerajaan dan mengikuti puncak haji secara istimewa.

"Dibawa pihak Kerajaan sore tadi. Dia bersama pendamping dan teman kamarnya. Jumlah seluruhnya 5 orang," kata Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kemenag Sri Ilham Lubis usai mendampingi Menag Lukman Hakim Saifuddin mengecek tenda jemaah di Padang Arafah, Rabu (30/8/2017) malam.

Sri Ilham menjelaskan Baiq Mariah difasilitasi Kerajaan Saudi selama puncak haji, yakni Kamis (31/8) hingga Senin (4/9). Setelah itu, dia akan dikembalikan ke rombongan.

"Untuk proses selanjutnya, tetap mengikuti tahapan," jelas perempuan berdarah Mesir-Medan ini.

Yang dimaksud tahapan selanjutnya adalah usai puncak haji, Baiq Mariah akan kembali ke pemondokan di Mekah, kemudian bergeser ke Madinah untuk menjalankan ibadah arbain (salat 5 waktu tanpa putus sebanyak 40 kali). Dia akan pulang ke Tanah Air melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah.

Ada informasi Baiq Mariah akan mendapatkan ganti biaya haji dari Kerajaan Saudi. Sri Ilham mengaku tidak tahu. "Sejauh ini hanya soal fasilitas (dari Kerajaan Saudi) hanya mengikuti puncak haji," jelas Sri Ilham.

Baiq Mariah mendapat perlakuan istimewa sejak mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, Sabtu (26/8). Dia disambut Konjen RI M Hery Saripudin, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Nizar Ali, Kepala Daker Bandara Arsyad Hidayat, dan media Saudi. Di usia 104 tahun, perempuan beranak 3 dan bercucu 15 itu tampak sehat. 

Semangat Baiq Mariah berhaji menarik perhatian banyak orang, termasuk media dan Kerajaan Saudi. Foto-foto kedatangan Baiq Mariah di Tanah Suci terpampang di sejumlah media Saudi. (detikcom)