Istana: Presiden Tak Terbitkan Perppu KPK, Mahasiswa Jangan Main Ancam!

Sofia Citradewi
Sofia Citradewi

Istana: Presiden Tak Terbitkan Perppu KPK, Mahasiswa Jangan Main Ancam! Tribunnews

Winnetnews.com - Tenaga Ahli Deputi IV KSP, Ali Mochtar Ngabalin memberikan tanggapannya terkait berbagai elemen mahasiswa yang mengancam akan kembali turun ke jalan apabila pemerintah tak kunjung menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ngabalin menegaskan, mahasiswa tidak bisa mengancam pemerintah sebab pemerintah merupakan representasi negara.

“Ini yang saya awal bilang kalau, jangan main deadline. Nggak bisa dalam bentuk ancaman. Kan ini negara. Pemerintahan ini kan representasi negara. Kalau deadline terkait Perppu, jangan mengancam!” ujar Ngabalin pada Senin (14/10) lalu sebagaimana dilansir Okezone.

Mahasiswa sebagai komunitas intelektual, menurut Ngabalin sangat disayangkan bisa sampai mengancam akan kembali aksi jika pemerintah mengesahkan UU KPK.

“Jadi nggak bisa orang main ancam ke Presiden. Ini kepala negara. Sementara kalau mahasiswa masyarakat intelektual. Pakai deadline itu tidak benar, dalam berpolitik, dalam hidup sebagai masyarakat intelektual,” tambahnya.

Sementara itu, Ngabalin belum mengetahui apakah pemerintah akan mencabut UU KPK atau tidak. Menurutnya, penerbitan Perppu KPK merupakan kewenangan Presiden.

“Sama sekali kami tidak mendapatkan info. Presiden memiliki kewenangan yang dalam UU, tidak bisa ada yang menggugat,” pungkasnya.

 

Apa Reaksi Kamu?