Ngabalin Sebut Rocky Gerung Sedang Tunjukkan Ketololannya Sendiri
Foto: Tribunnews

Ngabalin Sebut Rocky Gerung Sedang Tunjukkan Ketololannya Sendiri

Sabtu, 14 Des 2019 | 17:25 | Sofia Citradewi

Winnetnews.com - Ali Mochtar Ngabalin menilai Rocky Gerung justru sedang menguak kebodohannya sendiri saat menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak paham Pancasila di acara televisi nasional.

“Menurut saya adalah Rocky menjelaskan kepada publik tentang seberapa jauh lemah dan ketololannya,” kata Ngabalin usai menghadiri peluncuran buku Cerita dari Sudut Istana di Wisma Antara, Jakarta, Kamis, 12 Desember 2019, sebagaimana dilansir Tagar.id (13/12/2019).

Menurut Ngabalin, Rocky seharusnya menunjukkan perangai selayaknya orang yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi, bukan sebaliknya. “Kalau orang punya ilmu itu maka dia harus bisa lebih santun, memiliki tata krama yang bagus,” katanya.

Dia menyebut pemerintah selalu terbuka terhadap kritik. Namun, kata-kata yang dilontarkan Rocky alangkah lebih patut jika tidak menggunakan narasi yang menyudutkan.

“Dia boleh mengkritik tapi dia bisa memberikan jalan keluar, bukan dengan mendungu-dungukan orang. Narasi dan diksinya musti bagus, kalau sampai dia juga menyatakan bahwa jangan-jangan presiden tidak mengerti pancasila, logika apa yang bisa dipakai ini,” ujar Ngabalin.

Seperti diberitakan sebelumnya, pengamat politik Rocky Gerung menganggap Presiden Jokowi tidak memahami keseluruhan sila Pancasila, yang menjadi fondasi negara Indonesia.

Apabila Presiden ke-7 Indonesia itu menyelami Pancasila, kata Rocky seperti dikutip Tagar, maka tidak akan melanggar Undang Undang (UU) tentang lingkungan hidup, serta bisa menyejahterakan rakyat tanpa berutang.

“Jadi sekali lagi, polisi Pancasila atau Presiden (Jokowi) enggak ngerti Pancasila, dia hapal tapi enggak paham. Kalau dia paham dia enggak berutang, kalau dia paham dia enggak naikin BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial), kalau dia paham dia enggak melanggar UU Lingkungan,” kata Rocky.

Pernyataan itu dilontarkan Rocky dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) di TV One. Dia menilai bahwa Pancasila gagal sebagai ideologi karena sila-sila di dalamnya bertentangan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...