(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Nissan : Berharap Rupiah Membaik,Tahan Kenaikan Harga

Muchdi
Muchdi

Nissan : Berharap Rupiah Membaik,Tahan Kenaikan Harga
WinNetNews.com – Menghadapi situasi ekonomi sulit Nissan Motor Indonesia (NMI) memilih menunggu sebelum menentukan langkah yang seharusnya dilakukan.

Pemain otomotif butuh kepastian nilai tukar rupiah dengan dollar Amerika Serikat agar strategi bisnis bisa ditentukan, Ujar Presiden Direktur NMI Stephanus Ardianto, di Jakarta, Rabu (9/10/2015).

Presiden Direktur NMI Stephanus Ardianto yang juga dikenal dengan sapaan Steve itu, mengatakan “Nilai tukar itu mau berapa saja yang penting stabil, jadi bisa dibuat perencanaannya, sekarang agak pusing kan karena berfluktuasi ini yang membuat orang tunggu-tungguan,”

Menurut Steve, pelemahan rupiah bisa jadi berdampak pada kenaikan harga jual mobil di pasaran. Meski begitu NMI dikatakan memilih menunggu sebab dinilai masih ada harapan rupiah membaik. Nilai tukar ideal menurut Steve berada di level Rp 11.000 – 12.000.

“Andaikan tetap di angka Rp 14.000, kalau terus seperti itu berarti semua rencananya akan dibuat untuk Rp 14.000. Berarti kita semua menyesuaikan harga, otomatis volume turun, tapi rantai pasokan, stok, dan inventori juga disesuaikan,” ujar Ardianto.

Terkait kondisi sekarang, NMI memprediksi total penjualan nasional hanya mencapai satu juta unit, atau berkurang sekitar 200.000 dari hasil 2014. “Cuma itu dengan asumsi harga tidak naik lagi, tapi menurut saya harga bisa naik lagi jadi bisa menekan di bawah satu juta unit,” papar Steve.

NMI juga telah mengoreksi target untuk 2015, diturunkan dari 80.000 unit menjadi 60.000 unit. Datsun sebagai pengisi kelas LCGC yang dianggap tidak terlalu terpengaruh naik-turun ekonomi diasumsikan menyumbang setengah target atau 30.000 unit, sementara sisanya diisi merek Nissan dan Infiniti.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});