Nomor Punggung 7 di Inter Milan Keramat Tapi 'Tak Bertuan'

Khalied Malvino
Khalied Malvino

Nomor Punggung 7 di Inter Milan Keramat Tapi 'Tak Bertuan' Alexis Sanchez tengah berfoto dengan ilustrasi gambar Ivan Zamorano. (Foto: Detik.com)

Winnetnews.com - Nomor punggung dalam jagat persepakbolaan dinilai keramat, terlebih beberapa nomor keberuntungan seperti 7, 8, 9, dan 10. Tidak sedikit seleb lapangan hijau sukses baik di luar maupun dalam lapangan berkat nomor punggung keramat yang dikenakannya.

Belum lama ini, transfer pemain sejumlah klub sepak bola internasional telah digelar. Banyak pemain top dunia yang tidak disangka akan berpindah ke klub barunya. Banyak alasan para pemain yang berpindah dari klub lamanya menuju klub barunya.

Biasanya, kepindahan pemain tersebut bernuansa kekecewaan pada klub lama dengan suasana di ruang ganti, gaji yang diterima di klub lama lebih kecil ketimbang klub barunya, atau bahkan hasutan kecil dari rekan setimnya saat masih berseragam di klub yang sama.

Bisa jadi alasan pertama dan terakhir menjadi alasan kuat Alexis Sanchez pindah dari klub lamanya, Manchester United menuju Inter Milan, setelah sebelumnya rekan setimnya di MU, Romelu Lukaku tiba di Inter Milan. Kepindahan Lukaku dan Sanchez ke Inter Milan dibarengi pula dengan semangat nomor keramat yang bertahun-tahun dikenakan sejumlah pemain top di Inter Milan.

Namun, siapa sangka jika nomor 7 di Inter Milan hingga kini ‘tak bertuan’. Sejumlah pemain yang digadang-gadang bakal membawa kegemilangan klub Biru Hitam itu malah berbalik 180 derajat. Setelah kepergian pemain Portugal, Luis Figo, banyak pemain top yang datang-pergi ke Inter Milan dan mengenakan nomor 7.

1. Luis Figo

Bagi pecinta Real Madrid, mungkin saja bisa ‘ribut kecil’ perihal loyalitas Luis Figo. Pasalnya, sebelum pensiun di Inter Milan, Luis Figo menjadi pemain kesayangan klub pengoleksi terbanyak piala Liga Champions tersebut. Tak sedikit pula transfer pemain terjadi antara Real Madrid-Inter Milan.

Winger legendaris asal Portugal itu menanggalkan seragam nomor 7 Inter Milan pada 2009 sekaligus menandakan akhir karier sebagai pesepak bola. Figo paling melekat dengan angka tersebut setelah berbuat banyak untuk Nerazzurri selama empat musim pada 2005-2009.

Kontribusinya membantu Inter memenangi empat gelar Liga Italia, satu trofi Coppa Italia, dan dua kali juara Supercoppa Italia. Total, Figo mencatatkan 140 penampilan dengan hiasan 11 gol. Selepas era Figo, nomor 7 di Inter berganti-ganti pemilik tanpa meneruskan jejak gemilangnya.

2. Ricardo Quaresma

Pasca Figo pensiun, rekan senegaranya, yakni Ricardo Quaresma mendapat warisan dari Luis Figo. Alih-alih mengikuti jejak Figo, karier Quaresma malah meredup dan tidak seindah pendahulunya. Meski begitu, Quaresma sempat menjadi winger andalan Inter Milan.

3. Giampaolo Pazzini

Pemain asal Italia ini sempat gemilang dengan klub medioker, Sampdoria sebelum berlabuh ke Inter Milan. Pada musim 2010-2011, fans Inter Milan sempat menaruh asa dan harapan pada Pazzini. Hal tersebut tidak diikuti kesuksesannya setelah musim 2010-2011.

4. Ezequiel Schelotto

Berkostum Inter Milan pada musim 2012-2013. Mendapat punggung nomor 7 dan menempati posisi sebagai bek kanan. Karena kurang cemerlang, Schelotto pun berpindah dilepas ke Sassuolo.

5. Ishak Belfodil

Pemain berdarah Aljazair-Perancis ini menginjakkan kakinya di Stadion Giuseppe Meazza, kandang Inter Milan dan mengenakan nomor 7 setelah Schelotto. Tak banyak yang dihasilkan pemain sepak bola beragama Islam ini. Belfodil kalah saing dengan rekan-rekan setimnya dan lebih banyak dicadangkan.

6. Pablo Osvaldo

Berstatus pemain pinjaman dari Southampthon (Inggris), Osvaldo mendapat keberuntungan mengenakan kostum Inter Milan dengan nomor punggung 7. Pemain garang ini membuat tim kewalahan lantaran sering berkelahi dengan Mauro Icardi.

Perkelahian tersebut membuat Osvaldo membatalkan kontrak lanjutan pada musim 2015-2016.

7. Geoffrey Kondogbia

Kondogbia sempat merumput bersama Inter Milan sebelum bergabung klub Spanyol, Valencia. Kondogbia pun menjadi saksi bisu kegagalan saat mengenakan kostum Inter Milan bernomor punggung 7.

Saat akan dikembalikan dari Valencia ke Inter Milan, Kondogbia malah menolak karena kariernya yang lebih gemilang di Valencia ketimbang Nerrazurri.

8. Joao Cancelo

Joao Cancelo bergabung ke Inter Milan pada awal musim 2017-2018. Ia didatangkan dari Valencia dengan status pinjaman. Ia diberikan nomor punggung 7 dan tampil konsisten. Namun, Inter Milan memutuskan untuk tidak menebusnya dari Valencia pada akhir musim 2017-2018.

Setelah satu musim membela Juventus, Joao Cancelo bergabung ke Manchester City pada musim panas 2019.

9. Yann Karamoh

Yann Karamoh bergabung ke Inter Milan pada 2017 setelah direkrut dari Caen. Ia diharapkan dapat menjadi bintang di lini serang.

Namun, perkembangan Karamoh tersendat karena minim kesempatan bermain. Ia diberi nomor punggung 7 pada awal musim 2018-2019, namun hanya sekali menggunakannya karena ia dipinjamkan ke Bordeaux pada musim tersebut.

Lalu, pada musim 2019-2020, Inter Milan meminjamkan Karamoh ke Parma.

Akankah Alexis Sanchez bakal mengikuti tren kegagalan nomor punggung 7 di Inter Milan? Jika melihat aksinya di Manchester United, Alexis terbilang pemain subur dan lincah, terlebih jika dirinya disandingkan dengan Romelu Lukaku.

Duet maut Lukaku-Sanchez di MU bisa saja kembali terulang di Inter Milan jika allenatore Inter Milan, Antonio Conte serius memasangkan keduanya di lini depan.

 

Apa Reaksi Kamu?