Northstar Masuk ke Bisnis Go-Jek

Rusmanto
Rusmanto

Northstar Masuk ke Bisnis Go-Jek

Northstar Group sebagai perusahaan investasi mengkonfirmasi soal kabar investasinya di bisnis ojek online Go Jek. Northstar sejak awal berinvestasi di perusahaan yang dipimpin oleh Nadiem Makarim tersebut.

"Kita invest iya, kita dari awal bantu Go-Jek," kata Pendiri Northstar Group Patrick Walujo di Senayan, Jakarta, Jumat (25/9/2015).

Ia mengatakan investor yang masuk ke bisnis Go-Jek berasal dari beberapa investor yang berasal dari luar dan dalam negeri. Sayangnya Patrcik merahasiakan berapa investasi yang dikeluarkan untuk mendanai bisnis Go-Jek

"Kita lihat potensi Go-Jek ke depan masih besar, makanya kita investasi," katanya.

Patrick mengatakan investasi di Go-Jek masih butuh lama karena saat ini baru masuk ke beberapa kota di Indonesia. Sebagai investor, pihaknya masih memberikan dukungan soal program promo naik Go-Jek hanya Rp 15.000, dengan batas waktu yang belum ditentukan.

Patrick mengatakan untuk sektor perhubungan lain, Northstar juga berinvestasi di sektor pelabuhan. "Port kecil. Ada 2 terminal di Jakarta. Pelabuhan di Tanjung Priok, investasi di sana. Indonesia sangat menarik buat kita," katanya.

Northstar Group merupakan perusahaan di bidang private equity yang berkantor pusat di Singapura dengan dana kelolaan mencapai US$ 1,8 miliar.

Berdiri sejak tahun 2003, Northstar Group telah menginvestasikan dana kelolaannya di lebih dari 25 perusahaan di berbagai sektor meliputi perbankan, batu bara, dan pertambangan, CPO, telekomunikasi, migas, asuransi dan ritel.

Beberapa perusahaan portofolio Northstar Group adalah BTPN, BFI Indonesia, dan Trimegah Securities. Northstar setiap tahunnya menyelenggarakan konferensi tahunan bagi para investornya yang terdiri dari berbagai institusi keuangan terbesar dunia. 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});