Novanto Minimal Dicopot dari Ketua DPR Jika Terbukti Salah

Novanto Minimal Dicopot dari Ketua DPR Jika Terbukti Salah

WinNetNews.com - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR siang ini membuat keputusan terkait kasus 'papa minta saham' Ketua DPR Setya Novanto. Sanksi untuk Novanto minimal pencopotan jabatan. Ini aturannya:

Ketentuan itu tercantum dalam Peraturan DPR RI No 1 Tahun 2015 tentang Kode Etik seperti dikutip detikcom, Rabu (16/12/2015). Aturan itu persisnya ada di Pasal 19.

Seperti diketahui, Novanto sudah pernah mendapat sanksi ringan dari Mahkamah Kehormatan Dewan(MKD) karena kasus Trumpgate. Dia dijatuhi sanksi ringan berupa teguran karena hadir di konpers Donald Trump dan menjawab 'yes highly' ke bakal capres AS kontroversial itu. Dengan demikian, sanksi itu diakumulasi di putusan MKD kali ini.

Oleh sebab itu, bila Novanto kembali terbukti bersalah di kasus 'papa minta saham', sanksi untuk Novanto minimal sedang yaitu pencopotan dari posisi ketua DPR.

"Tidak boleh dua kali pelanggaran ringan. Jadi sudah masuk sedang yaitu pencopotan dari posisi ketua DPR," kata Wakil Ketua MKD Junimart Girsang sebelumnya.

Sebelumnya, Novanto telah angkat bicara dalam kasus ini di sidang tertutup MKD. Dalam pembelaannya, Novanto membantah semua keterangan Sudirman Said dan Maroef Sjamsoeddin terkait rekaman pembicaraan 'papa minta saham'. Sudirman dianggap Novanto tidak punya legal standing sebagai pelapor, Maroef juga dianggap memberi keterangan palsu dan bukti rekamannya ilegal.

disadur dari situs detik news