Nusron Diminta Mundur dari BNP2TKI Bila Jadi Ketua Tim Pemenangan Ahok

Nusron Diminta Mundur dari BNP2TKI Bila Jadi Ketua Tim Pemenangan Ahok

Selasa, 16 Agt 2016 | 15:09 | Rusmanto
WinNetNews.com - Politikus NasDem Bestari Barus meminta Kepala BNP2TKI mundur dari jabatannya. Nusron didaftarkan menjadi Ketua Tim Pemenangan Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama di Pilgub DKI Jakarta.

"Kalau sudah didaftarkan sudah harus berhenti dari BNP2TKI. Kalau dia tetap (jadi ketua tim pemenangan), dia harus berhenti," ujar Bestari, Senin (15/8/2016).

Bestari menuturkan, hal itu bukan lagi soal kesediaan atau tidak bagi seorang Nusron. Namun suatu kewajiban yang mutlak dilaksanakan oleh kader Golkar itu.

"Peraturan dan Undang-undangnya begitu. Aturannya kepala lembaga negara tidak boleh jadi tim sukses. Maka pilihannya adalah dia harus mengundurkan diri. Kapan? Pada saat didaftarkan dong. Sebelum mendaftar, dia belum terkena itu," beber Bestari.

Saat dikonfirmasi terkait rangkap jabatan, Nusron tidak menjawab. Sementara itu, Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan DPP Partai Golkar Yorrys Raweyai mengaku tidak berhak mengomentari itu.

"Tanya Presiden saja. Kita enggak bahas itu," ucap Yorrys dalam kesempatan terpisah.

Adapun hasil pertemuan Tim Pemenangan Ahok untuk Pilgub DKI Jakarta, Jumat, 12 Agustus malam di antaranya pengumuman struktur lengkap tim. Pengumuman direncanakan pada Kamis, 18 Agustus.

Sebelumnya, Anggota Komisi IX DPR Okky Asokawati mengkritik rangkap jabatan yang dilakukan Nusron. Okky menegaskan persoalan TKI perlu mendapat perhatian khusus karena begitu banyak persoalan yang belum selesai.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...