Obat Penambah Darah Sebaiknya Dikonsumsi Saat Menstruasi
ilustrasi

Obat Penambah Darah Sebaiknya Dikonsumsi Saat Menstruasi

Sabtu, 1 Mei 2021 | 18:00 | Rusmanto
Winnetnews.com -  terutama yang berat dan lebih lama dari periode normal—dapat menurunkan jumlah sel darah merah secara drastis. Kondisi ini lama-kelamaan akan menurunkan kadar hemoglobin dan zat besi. Seorang wanita pun berisiko alami anemia. Nah, obat penambah darah dalam beberapa kasus memang penting dikonsumsi.

Menstruasi dan Risiko Anemia

image0

Menstruasi atau haid pada wanita adalah penyebab paling umum dari kehilangan zat besi di seluruh dunia. Penelitian juga menunjukkan bahwa wanita usia subur membutuhkan zat besi harian hingga dua kali lebih banyak daripada pria.

Periode datang bulan ini rata-rata berlangsung antara 2-5 hari. Dalam rentang tersebut, diperkirakan 220-250 mg zat besi per liter darah hilang selama menstruasi. Jumlah ini dapat bervariasi, dipengaruhi oleh perubahan dalam penyimpanan besi, penggantian kontrasepsi, penggunaan alat kontrasepsi, atau obat-obatan tertentu.

Akibatnya, Anda lebih rentan terkena anemia, yaitu suatu kondisi di mana seseorang tidak memiliki sel darah merah yang cukup untuk mengantarkan oksigen ke organ tubuh.  Padahal, sel darah ini berfungsi membawa oksigen yang cukup ke jaringan seluruh tubuh. Anda pun akan merasa lelah dan lemas.

Tipe yang paling sering dikaitkan dengan menstruasi yang berat adalah anemia defisiensi besi. Pada anemia defisiensi besi, menstruasi yang berat menyebabkan kehilangan darah dalam waktu lama, yang menghabiskan simpanan besi tubuh.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...