Obesitas Dapat Memperparah Infeksi COVID-19
ilustrasi

Obesitas Dapat Memperparah Infeksi COVID-19

Sabtu, 21 Nov 2020 | 11:30 | Rusmanto

Winnetnews.com -  Pada sebagian besar pasien, keparahan COVID-19 dipengaruhi oleh faktor usia dan ada tidaknya penyakit penyerta yang sudah ada sebelum terinfeksi virus. Sebuah studi menemukan bahwa obesitas adalah salah satu faktor risiko terbesar yang menyebabkan keparahan paling serius dari infeksi COVID-19.

Awalnya para ahli percaya bahwa obesitas hanya meningkatkan risiko perburukan gejala. Tapi analisis terbaru ini menunjukkan bahwa obesitas tidak hanya meningkatkan risiko keparahan dan meninggal akibat COVID-19, tapi juga meningkatkan risiko penderitanya tertular COVID-19. 

Beberapa studi terbaru memberikan fakta-fakta lain mengenai keterkaitan keparahan COVID-19 dan obesitas. Salah satu studi mengungkapkan kemungkinan vaksin tidak efektif pada orang dengan obesitas. Sejauh mana tingkat keparahannya dan apa saja pencegahan yang bisa dilakukan?

Obesitas berisiko memperparah gejala COVID-19

image0

Sebelumnya telah diketahui bahwa obesitas menjadi faktor risiko berbagai penyakit kronis seperti hipertensi dan penyakit jantung. Keberadaan penyakit kronis tersebut dapat membuat dampak infeksi COVID-19 lebih parah. Tapi ternyata, obesitasnya sendiri kemungkinan menjadi faktor risiko independen yang meningkatkan keparahan efek COVID-19 pada penderitanya. 

Dua penelitian yang melibatkan hampir 10.000 pasien menunjukkan bahwa pasien COVID-19 yang mengalami obesitas memiliki risiko kematian lebih tinggi pada hari ke-21 dan ke-45 dibandingkan dengan pasien dengan indeks massa tubuh normal.

Studi lainnya yang diterbitkan pada September mencatat tingkat kegemukan yang tinggi banyak terjadi pada pasien COVID-19 yang kritis dan memerlukan intubasi (alat bantu pernapasan langsung ke paru-paru).

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...