Oh, Begini Arti dan Makna Beberapa Motif Batik Itu
WNA tengah membatik/Foto: Karna WNN

Oh, Begini Arti dan Makna Beberapa Motif Batik Itu

Senin, 2 Okt 2017 | 14:25 | Karna H.

WinNetNews.com - Hari Batik Nasional yang selalu diperingati 02 Oktober setiap tahunnya, menjadi titik balik dari seni dan tradisi Indonesia. Sebabnya, apresiasi masyarakat atas warisan budaya bangsa ini setiap hari terus meninggi. Wajar jika kemudian Kementerian Perindustrian mencatat, selama semester I tahun 2017, nilai ekspor batik dan produk batik telah mencapai US$39,4 Juta atau setara dengan Rp528 Miliar.

“Indonesia telah menjadi market leader yang menguasai pasar batik dunia. Makanya, batik yang menjadi identitas bangsa kita, semakin populer dan mendunia,” ungkap Sekjen Kementerian Perindustrian, Haris Munandar beberapa waktu lalu, Senin (02/10/2017).

Besarnya laba itu tentu saja menggiurkan banyak pihak. Tapi kemudian, seberapa banyak yang tahu dengan motif-motif batik di Indonesia? 

Nah , dikumpulkan dari berbagai sumber, yuk, kita kenalan dengan motif-motif batik dan makna hingga sejarahnya itu:

image0​​​​​​Batik Motif Ceplok

Jenis motif ceplok ini memiliki berbagai macam desain geometris. Biasanya motif ini didasarkan pada gambar mawar melingkar, bintang, atau bentuk kecil lainnya yang membentuk pola simetris keseluruhan pada kain.

image1Batik Motif Kawung

Batik kawung dipercaya merupakan motif batik yang tertua. Batik kawung pada jaman dahulu khusus disediakan untuk keluarga kerajaan. Motif kawung ini merupakan penampang buah aren kelapa. Ada beberapa kalangan yang mengatakan salib di antara empat oval mengacu pada sumber energi universal.

image2Batik Motif Parang Rusak

Motif parang rusak memiliki arti pertarungan antara manusia yang melawan kejahatan dengan cara mengendalikan sifat-sifat dan keinginan mereka sehingga mereka menjadi mulia, bijaksana, dan akan menang dengan bisa mengendalikan diri dari segala hal yang buruk.

image3Batik Motif Parang Barong

Batik motif parang barong ini pada jaman dahulu hanya dipakai oleh raja. Motif parang barong dipercaya sebagai pola yang suci. Arti dari motif parang barong ini adalah supaya sang raja menjadi hati-hati didalam menjaga dirinya sendiri. Sehingga diharapkan sang raja akan menjadi seorang penguasa yang jujur, adil, serta bertanggung jawab terhadap rakyatnya.

image4Batik Motif Loreng

Motif loreng memiliki desain baris diagonal di antara motif parang. Batik motif ini banyak ditemukan garis polanya hanya deretan garis diagonal yang sempit penuh dengan pola kecil-kecil. Motif ini juga merupakan salah satu pola lama yang pada jaman dulu hanya disediakan untuk keluarga istana kerajaan saja.

image5Batik Motif Nitik

Motif nitik juga merupakan batik dengan motif tertua, karena batik ini dulu terinspirasi oleh kain tenun patola yang dibawa oleh para pedagang dari Gujarat India yang datang ke Indonesia. Motif nitik ini dulu biasanya dikenakan oleh orang tua pada acara pernikahan.

image6Batik Motif Semen

Motif semen mempunyai arti sebagai tumbuhan. Pola motif semen terinspirasi oleh keadaan alam dan lingkungan. Hal ini ditunjukkan dengan pola daun, gunung, dan juga hewan. Motif ini dulu sering digunakan untuk acara umum.

image7Batik Motif Keraton

Batik motif keraton ini adalah cikal bakal dari berbagai macam batik yang ada dan berkembang di Indonesia. Pada batik kraton motifnya terkandung makna serta filosofi hidup. Batik Kraton ini dulu dibuat oleh para putri keraton maupun oleh para pembatik ahli yang ada di dalam lingkungan keraton. Dulunya motif ini tidak diperbolehkan untuk dipakai oleh orang kebanyakan seperti halnya motif batik Parang Rusak, Parang Barong, Udan Liris, dan beberapa jenis motif yang lain.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...