OJK dan BI Harus Kompak Untuk Tumbuhkan UMKM

Rusmanto

Dipublikasikan 5 tahun yang lalu • Bacaan 2 Menit

OJK dan BI Harus Kompak Untuk Tumbuhkan UMKM
WinNetNews.com - Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) berharap, sektor perbankan dapat membuat kebijakan yang ikut mendorong bergeraknya sektor usaha di masyarakat.

"Untuk itu perlu disusun model bisnis dan visi misi perbankan yang tepat arah dalam menyasar semua lapisan masyarakat agar mereka mudah dalam mengakses layanan keuangan," kata anggota KEIN, Muhammad Syafii Antonio di Jakarta, Sabtu (27/8/2016).

Kebijakan perbankan yang memudahkan masyarakat mengakses pembiayaan dan keuangan ikut mendongkrak tumbuhnya perekonomian Indonesia. "Harapan pertumbuhan ekonomi nasional yang baik itu angkanya di atas 2 digit bisa saja itu terealisasi dengan kontribusi perbankan," kata Syafii.

Syafii mengatakan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) sudah harus menyusun peta arah kebijakan keuangan menuju itu semua. Kedua instansi tersebut harus menyamakan visi misinya agar bisa saling menguatkan saat menetapkan kebijakan keuangan.

"Kalau arahnya sudah sama, kebijakan keuangan saling menguatkan yang berpihak untuk kemudahan akses ekonomi masyarakat, maka diharapakan tingkat kesenjangan pendapatan masyarakat menurun," kata Syafii.

 

Syafii mengusulkan, kebijakan pembiayaan dan keuangan nantinya banyak mengarah ke tingkat usaha mikro dan pedesaan. Dengan begitu, mampu membuat koperasi menggeliat dan pendapatan keuangan di desa meningkat.

"Teknologi juga semakin berkembang sebab ditunjang dengan akses kemudahan permodalan. Begitu juga bank bisa mengalokasikan sekurangnya 5 persen untuk arah pendidikan kejuruan sebab banyak masyarakat kita yang masih mengenyam pendidikan formil hanya sampai tingkat SMA, bahkan SMP," ucapnya.

Syafii mengingatkan mengenai sistem Financial Technology (Fintech) yang saat ini akan dikembangkan. Dia berharap agar Fintech tidak diberlakukan dengan kebijakan yang berat, seperti diterapkan pada model Bank Perkreditan Rakyat (BPR). "Alasannya bagaimana pun juga tidak akan dapat bisa mengambil alih peran bank," kata Syafii.

Syafii ingin nantinya bila muncul kebijakan keuangan yang digodok OJK dan BI jangan sampai justru mematikan industri keuangan di bawahnya. Bahwasanya, industri jasa keuangan dan perbankan, harus sama-sama saling tumbuh.

Menyangkut kategori bank konvensional dan syariah, Syafii meminta agar keduanya sama-sama dibuat kebijakan untuk bisa memperoleh keuntungan dan berkembang. "Jangan hanya terfokus pada pengembangan bank konvensional, namun bank syariah berjalan lambat," pungkas Syafii.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...