OJK Menyelidiki Deutsche Bank

OJK Menyelidiki Deutsche Bank

Sabtu, 19 Des 2015 | 08:45 | Muhammad Takdir
WinNetNews.com - Deutsche Bank, perusahaan asal Jerman, tampaknya akan menjadi objek penyelidikan oleh pihak berwenang di Indonesia setelah DPR resmi meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelidiki dugaan conflict of interest dan manipulasi terkait Pelindo II.

Seperti dilansir Berita Satu, keputusan itu diambil dalam rapat paripurna DPR RI, Kamis (17/12), setelah mendengarkan laporan dan rekomendasi dari Pansus Pelindo II DPR RI.

Laporan dan kesimpulan Pansus itu dibacakan ketuanya, Rieke Diah Pitaloka.

"Meminta kepada Otoritas Jasa Keuangan untuk melakukan penyelidikan atas adanya dugaan conflict of interest dan manipulasi yang dilakukan oleh Deutsche Bank dalam melakukan evaluasi/valuasi selaku konsultan dan dalam memberikan pinjaman sindikasi bank luar negeri selaku kreditur," jelas Rieke.

"Pansus sangat merekomendasikan kepada Pemerintah untuk memberikan peringatan keras dan sanksi kepada Deutsche Bank yang terindikasi kuat telah melakukan fraud (penipuan) dan financial engineering (rekayasa keuangan) yang merugikan keuangan negara," demikian kata Rieke membacakan rekomendasi Pansus.

Oleh Wakil Ketua DPR RI yang memimpin sidang, Agus Hermanto, rapat paripurna diajak untuk mengambil keputusan.

"Apakah laporan tahap pertama dan rekomendasi Pansus Pelindo II DPR RI dapat diterima dan selanjutnya ditindaklanjuti pemerintah, dapat disetujui?" tanya Agus.

"Setuju," jawab anggota dewan peserta sidang yang diikuti ketukan palu sidang tanda keputusan sah diambil.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...