Oknum TNI-Polri Jual Senjata ke KKB Papua, Tb Hasanuddin: Pengkhianat Negara!
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw saat rilis tentang kasus senjata api yang diduga akan dipasok ke KKB. (Foto: ANTARA/Evarukdijati)

Oknum TNI-Polri Jual Senjata ke KKB Papua, Tb Hasanuddin: Pengkhianat Negara!

Rabu, 24 Feb 2021 | 16:20 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) Tb Hasanuddin menilai tindakan yang dilakukan oleh oknum TNI-Polri yang terlibat dalam penjualan senjata dan amunisi ke kelompok kriminal bersenjata di Papua sebagai  bentuk pengkhianatan kepada negara.

"Menjual senjata kepada gerombolan bersenjata yang notabene menentang pemerintah atau separatis itu termasuk penghianatan terhadap negara dan layak dihukum seberat-beratnya. Apalagi pelakunya adalah oknum TNI-Polri," kata TB Hasanuddin kepada wartawan, Rabu (24/2).

Ia mengatakan kasus ini dapat menjadi pembelajaran di tubuh TNI dan Polri untuk lebih memperketat pengawasan terhadap anggotanya.

"Kasus ini, menurut hemat saya, jadi pembelajaran, bahwa para perwira dan komandan ini tak boleh lengah mengawasi anak buahnya agar tak melakukan perbuatan tercela, apalagi menjurus ke tindak pidana," tegas anggota Fraksi PDI Perjuangan ini.

Menurutnya, jalur penjualan senjata oleh oknum TNI-Polri harus segera diredam, salah satunya dengan mendata senjata rampasan untuk mencegah aktivitas transaksi jual-beli.

"Selain menjaga ketat perbatasan, harus ada juga pengawasan ketat senjata-senjata lama warisan konflik. Misalnya pascakonflik di Aceh atau Ambon, senjata-senjata yang diserahkan ke petugas keamanan ini juga harus diinventarisasi untuk mencegah diperjualbelikan oleh oknum petugas keamanan," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang oknum TNI AD, Praka MS, diduga terlibat dalam aktivitas jual-beli amunisi dengan KKB di Papua. Polisi Militer Kodam XVI/Pattimura mengaku masih terus mendalami kasus tersebut.

"Jumlah amunisi yang ada sebanyak 600 itu kita pasti mempersepsikan bahwa tidak mungkin orang ini bermain sendiri, sama dengan juga kita juga mempersepsikan demikian. Tapi sampai saat tadi kita belum bisa mencari informasi setelah datang langsung lakukan pemeriksaan," kata Komandan Polisi Militer Kodam XVI /Pattimura Kolonel CPM Johny Pelupessy di Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Selasa (23/2).

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...