Olimpiade Robot Internasional Semarakan Pra Pembukaan Bulan Budaya Lombok

Olimpiade Robot Internasional Semarakan Pra Pembukaan Bulan Budaya Lombok

Rabu, 17 Agt 2016 | 19:25 | Ahmad Mashudin

WinNetNews.com - Ajang International Islamic School Robot Olympiad (IISRO) 2016 meramaikan pra-pembukaan Bulan Budaya Lombok Sumbawa (BBLS) yang akan berlangsung esok hari. Acara ini di gelar di Atrium Lombok Epicentrum Mall, Kota Mataram.

Kadisbudpar Lalu M Faozal mewakili Pemprov NTB membuka dengan resmi ajang tersebut. Kompetisi robot internasional ini merupakan pertama kali dilakukan di wilayahnya.

"Mewakili pemerintah provinsi saya buka olimpiade robot di Lombok Epicentrum Mall. Kompetisi ini adalah yang pertama di Kota Mataram. Mulai besok pemerintah Provinsi NTB akan melaksanakan bulan budaya dan IISRO menjadi salah satu kegiatan BBLS," ucap Faozal dalam sambutannya di Jalan Sriwijaya, Rabu (17/8/2016).

"Saya dengar banyak peserta datang dari Jawa Timur dan daerah lainnya di Indonesia. Selamat datang dan selamat menikmati pula destinasi-destinasi yang ada di Lombok. Pastilah terdapat perbedaan dengan daerah anda. Selamat datang pula di Mataram bagi peserta dari luar negeri," imbuh dia.

Pembacaan ayat suci Alquran serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya menjadi pembuka kompetisi ini. Terdapat pula tarian selamat datang yang berasal dari Suku Sasak yang melengkapinya.

Sementara itu menurut Koordinator Kepanitiaan IISRO 2016 Dhadhang SBW (30), peserta yang ikut dalam kompetisi ini sebanyak 344 orang. Ada sembilan kategori yang dilombakan.

"Ada 9 kategori, yaitu sumo, aerial, transporter, chef, under water, theatre, soccer, fire fighting, dan rescue. Masing-masing kategori dibagi lagi menjadi dua yaitu untuk junior dan senior," ucap Dhadhang.

Para peserta kata Dhadhang akan memperebutkan sertifikat yang tergolong berkelas internasional sebagai lampiran penunjang untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Oleh karenanya, hadiah dalam perlombaan ini tidak terlalu menjadi tujuan utama.

"Hadiahnya sponsorship yang beri, bisa barang atau fresh money. Peserta kita orientasinya pada sertifikasi untuk jalur prestasi. Misal dari SMP ke SMA favorit itu sertifikatnya sebagai pendukung. Jadi tidak dipentingkan hadiahnya," jelas dia.

Pada perlombaan ini ada pula peserta yang berasal dari Malaysia. Kata Dhadhang, negeri tetangga itu ikut pada kategori sumo, aerial, soccer dan rescue. Negara Mesir yang dijadwalkan ikut mengurungkan niatnya karena terkendala teknis.

"Kalau untuk negara lain ada juga tapi sebagai juri seperti Thailand dan Singapura. Gelaran IISRO sendiri sudah 5 kali dilakukan antara lain di Jogja, Bandung, Kuala Lumpur, Johor, dan Mataram," kata Dhadhang yang berdomisili Surabaya itu.  

Detik

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...