(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Ombudsman Ungkap Manipulasi di Balik Kasus (KPK) Nonaktif Novel Baswedan

Liani
Liani

Ombudsman Ungkap Manipulasi di Balik Kasus (KPK) Nonaktif Novel Baswedan
WinNetNews.com - Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) merilis berbagai manipulasi di balik kasus penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Novel Baswedan.

Hasil tersebut didapat setelah Ombudsman RI (ORI) mengeluarkan rekomendasi Nomor: REK-.../ORI/0425.2015.XII.2015 tentang maladministrasi dalam penanganan kasus Novel oleh Bareskrim pada 1 Oktober 2012 silam.

"Ada beberapa hal yang jadi poin temuan Ombudsman. Ada manipulasi terkait pelapor (Brigadir Yogi Hariyanto), ketika itu dia belum polisi dan baru berusia 18 tahun," ujar Direktur LBH Jakarta Alghiffari Aqsa yang tergabung dalam tim kuasa hukum Novel Baswedan di Kantor YLBHI, Jakarta Pusat, Senin, 21 Desember 2015.

Dalam rilis yang diterbitkan YLBHI, ORI juga mengeluarkan hasil pemeriksaan bahwa Brigpol Yogi Hariyanto tidak mengetahui dan menyaksikan peristiwa tindak pidana penganiayaan. Selain itu, ORI juga menyatakan bahwa adanya manipulasi Surat Keputusan Penghukuman Disiplin dari kepolisian pada tanggal 26 November 2004 yang menetapkan penahanan Novel selama 7 hari.

Algif menerangkan, "Kedua, adanya surat penghukuman disiplin. Surat tersebut palsu. Yang di Mabes (Polri) beda dengan surat milik Novel."

Menurut kronologi yang dikeluarkan Mabes Polri, kasus Novel berawal dari kasus pencurian sarang burung walet oleh 6 orang pada tahun 2004. 6 orang yang ditetapkan sebagai tersangka itu kemudian dibawa ke Pantai Panjang di Bengkulu, kemudian ditembaki oleh Novel dan anak buahnya yang saat itu Novel masih menjadi anggota kepolisian.

"Mungkin dikarenakan kesal atau apa, dilakukan penembakan. Novel menembak 2 orang dan sisanya anak buahnya," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Anton Charlian di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jumat, 1 Mei 2015.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});