Operator Internet Desa Broadband Sudah 8 Bulan Tak Terima Honor

Operator Internet Desa Broadband Sudah 8 Bulan Tak Terima Honor

Kamis, 18 Agt 2016 | 08:57 | Rusmanto
WinNetNews.com - Operator internet Program Desa Broadband di Desa Sei Nyamuk, Kecamatn Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mengaku selama 8 bulan terakhir sudah tidak menerima honor.

Darwis mengatakan, selain mengoperasikan internet agar bisa dinikmati masyarakat, operator internet Desa Broadband juga harus menginput berita dan data kependudukan ke program sistem informasi dan kawasan.

"Sampai sekarang saya tidak input data karena masalah honor. Saya terima bulan 12, setelah itu tidak pernah terima,“ ujarnya, Kamis (18/08/2016).

Selain sudah tidak menerima honor, Darwis juga mengaku jaringan internet di program Desa Broadband juga mulai melemah. Selama 2 bulan awal diresmikan, jaringan internet cukup memuaskan warga sehingga mereka berbondong-bondong mengakses internet Desa Broadband. Apalagi menggunakan layanan internet Desa Broadband tidak perlu membayar.

“Awalanya puluhan, mereka belajar internet, belajar komputer. Tapi makin lama ineternetnya makin lemot,” imbuh Darwis.

Padahal melalui internet Desa Broadband, warga di wilayah perbatasan Kecamatan Sebatik bisa belajar banyak dan bisa menyerap informasi terkait perkembangan di bagian lain wilayah Indonesia.

Selama ini, warga Sebatik lebih mudah menerima informasi dari negara Malaysia. Meski jaringan internet berbayar mulai merambah di Kecamatan Sebatik, warga di wilayah perbatasan berharap internet Desa Broadband bisa mereka nikmati lagi.

“Warga di sini juga suka mengakses Smule, karaoke dengan mengguna internet lain. Warga di sini jago kalau menyanyikan lagu Malaysia yang banyak dinyanyikan di Smule,” pungkas Darwin.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...