Ada OPM di Polda Jabar Tapi Bukan Organisasi Papua Merdeka

Zulkarnain Harahap
Zulkarnain Harahap

Ada OPM di Polda Jabar Tapi Bukan Organisasi Papua Merdeka Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Anton Charliyan/Foto: Zool WNN

WinNetNews.com – OPM satu ini bukan Organisasi Papua Merdeka tapi Operasi Pasar Murah (OPM) oleh Polda Jabar. Bukan hanya di Polda Jabar saja, kegiatan ini dilakukan hingga ke seluruh Polres Jabar. Tujuannya sangat jelas yaitu melawan spekulan yang kerap menaikan harga pangan saat Ramadan.

"Ini sebagai salah satu upaya preventif dari satgas pangan. Ini juga untuk mencegah agar spekulan tidak bermain harga," ujar Kapolda Jabar Irjen Pol. Anton Charliyan kepada wartawan saat membuka kegiatan OPM di Mapolda Jawa Barat, Senin (22/05/2017).

Rencananya, tambah Anton, kegiatan OPM akan berlangsung hingga hari raya Idul Fitri. Selain aparat, dalam kesempatan itu hadir juga Kepala Bulog Divre Jabar, Abdul Muis, perwakilan Pemerintah Provinsi Jabar, TNI, dan seluruh pejabat utama Polda Jabar.

"Seluruh Polres diinstruksikan untuk menggelar OPM. Untuk stok tidak perlu khawatir, karena tidak terbatas. Kalau kurang dari Jabar, kita drop dari Bulog pusat. Bahan-bahan pokok akan dikirim langsung ke setiap Polres oleh Bulog," katanya.

Soal harga, Anton menjamin akan lebih murah dibandingkan dengan harga di pasaran. Harga beras dijual Rp 9.700 per/kg, bawang merah Rp 20.000 per/kg, bawang putih Rp 38.000 per/kg, gula pasir Rp 12.500 per/kg, daging sapi Rp 80.000 per/kg, dan minyak goreng Rp 12.500 per/kg.

"Apabila ada yang menjual lebih mahal dari harga pasaran, laporkan kepada kami. Ini untuk mengendalikan fluktuasi harga, jadi bukan untuk mencari profit," kata Anton.

Kepala Bulog Divre Jabar, Abdul Muis mengatakan, pihaknya sudah siap mendistribusikan bahan pokok untuk kegiatan OPM di Polda dan seluruh Polres.

"Untuk saat ini operasi pasar memang hanya di Polda Jabar dan jaringannya Polres-polres. Kita menyediakan komoditinya," ucap Abdul.

Apa Reaksi Kamu?