Orkes Kota JCP Kembali, Debutkan Grand Piano Kelas Dunia
Acara press conference Jakarta City Philharmonic (Foto: Dok. Winnetnews.com/Amalia Purnama Sari)

Orkes Kota JCP Kembali, Debutkan Grand Piano Kelas Dunia

Rabu, 27 Nov 2019 | 16:00 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Jakarta City Philharmonic (JCP) kembali menunjukkan taring di akhir tahun. Setelah sukses menggelar 8 edisi sepanjang 2019, JCP kini hadir kembali menyajikan suguhan baru bagi pecinta musik klasik di Jakarta.

JCP kali ini mengusung tema "TIGA" dan akan menyajikan ragam karya dari komposer-komposer ternama dunia. Sebut saja Leopold Godowsky dan Gustav Mahler. Untuk konser edisi #26 ini, JCP berkolaborasi dengan Wilson Matthew Jogi Lincoln (pianis), Anita Kristiana (solis alto), dan Paduan suara Wanita AgriaSwara IPB.

Selain menjadi identitas musik ibu kota, JCP nyatanya telah berkembang menjadi ‘orkes musik’ berkelas dunia. Tidak hanya berkandang di Indonesia, JCP sukses tampil dalam Asia Orchestra Week 2019 yang diselenggarakan di Jepang Oktober 2019 lalu.

Anto Hoed, Ketua Komie Musik Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) mengatakan bahwa JCP sudah bisa sukses meski baru berumur empat tahun. “Bangga rasanya dan menjadi suatu kehormatan untuk JCP yang usianya masih muda,” kata Anto dalam Gelaran Press Conference di Lobi Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Selasa (26/11).

Lebih lanjut, Anto mengatakan bahwa konser JCP ini akan berbeda dengan edisi-edisi JCP yang telah dilaksanakan sebelumnya. “Di edisi ini kami akan menampilkan orkestra yang mewah dan mahal,” imbuhnya.

JCP debutkan grand piano kelas internasional

Tidak hanya tema yang berbeda, JCP kali ini akan mendebutkan sebuah grand piano buatan anak banga. Piano ini dinamai SR1928-The Awakening, karya arsitek dan pelukis Raul Renanda dan pembuat alat musik Aksan Sjuman. Baik Sjuman dan Renanda mengaku bahwa piano ini memiliki kualitas yang tidak kalah jempolan dengan piano buatan musisi handal dunia.

Pembuatan piano ini menggandeng Saniharto, manufaktur kayu dan desain interior high-end ternama asal Semarang. Saniharto sendiri sudah berkiprah dalam pembuatan interior design hotel-hotel mewah di Indonesia dan di luar negeri. Beberapa karya Saniharto yang paling remarkable bisa dilihat pada Hotel Tentrem di Yogyakarta dan Hotel Trans Bali.

Grand piano ini akan menjadi karya anak bangsa pertama yang ditampilkan dalam konser JCP edisi #26 nanti. Kolaborasi unik ini berasal dari tiga komponen yang unik. What you see (the design) is from me, Raul Renanda, what you hear is from Aksan Sjuman, and what you touch is from Saniharto,” kata Raul yang juga merupakan desainer gedung Taman Ismail Marzuki ini.

Grand piano ini dijamin akan memberikan tampilan yang luar biasa nantinya. Harapnnya piano ini bisa menjadi salah satu piano terbaik di dunia,” kata Aksan Sjuman.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...