PA 212 Ada di Garis Terdepan Menolak Ahok Masuk Pemerintahan

Sofia Citradewi
Sofia Citradewi

PA 212 Ada di Garis Terdepan Menolak Ahok Masuk Pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama

Winnetnews.com -  Nama Basuki Tjahaja Purnama sempat mencuat dikatakan bakal masuk daftar calon menteri di kabinet Jokowi-Ma’ruf. Ini menuai komentar dari berbagai kalangan, salah satunya, Persaudaraan Alumni (PA) 212. Organisasi tersebut menolak keras jika mantan gubernur DKI Jakarta itu masuk dalam bursa calon menteri Jokowi.

Kepala Divisi Persaudaraan Alumni 212 Damai Hari Lubis mengatakan pihaknya sangat tidak setuju jika Ahok menduduki kursi menteri, sebab Ahok merupakan mantan terpidana penistaan agama.

“Tentu pastinya PA 212 keberatan, karena historis penghinaannya terhadap kitab suci Alquran, maka menurut kami tak layak baginya untuk duduki jabatan politis eksekutif atau menteri maupun jabatan setingkat menteri,” kata Damai, Kamis (25/7/2019).

Penolakan ini tentu saja bukan tanpa alasan. Seperti yang diwartakan laman JPNN, bagi PA 212 apa yang telah dilakukan Ahok bukan saja menyakiti umat Islam Indonesia, tapi Islam seluruh dunia. Mereka menilai Ahok memang telah menghina Alquran.

“Terbukti majelis hakim sudah menghukumnya dan bukti vonis serta eksekusi hukuman juga sudah dijalankannya,” imbuhnya.

Damai mengatakan, penolakan seperti ini akan terjadi jika Ahok suatu saat maju sebagai caleg di pemilu 2024 mendatang.

“Kami menolak Ahok untuk mewakili suara rakyat yang mayoritas muslim di negeri ini,” tegas Damai.

 

Apa Reaksi Kamu?