Pabrik Aqua di Sukabumi Ikut Diterjang Banjir Bandang Cicurug, Kegiatan Operasional Dihentikan Sementara

Sofia Citradewi

Dipublikasikan setahun yang lalu • Bacaan 1 Menit

Pabrik Aqua di Sukabumi Ikut Diterjang Banjir Bandang Cicurug, Kegiatan Operasional Dihentikan Sementara
Pabrik Aqua terendam banjir. Sumber Foto: tangkapan layar Facebook via Detikcom

Winnetnews.com - Pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) Aqua, ikut terdampak banjir bandang di kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Banjir akibat aliran air sungai yang meluap pada Senin (21/9/2020) petang kemarin menyebabkan operasi produksi di pabrik tersebut terpaksa dihentikan sementara.

Sebelumnya sempat beredar rekaman video di Facebook Jakarte “Punye Cerite” yang memperlihatkan kondisi di dalam pabrik Aqua yang tergenang banjir.

"Pada 21 September 2020, Senin malam ini telah terjadi banjir lokal di sekitar pabrik PT Aqua Golden Mississippi, Mekarsari, Sukabumi," ujar Vera Galuh, VP General Secretary Danone Indonesia melalui siaran persnya kepada wartawan, Senin malam (21/9/2020), dikutip dari Ayobandung.com.

Ketua Forum Komunikasi SAR Daerah, Okih Fahri Assidik pun melalui detikcom membenarkan kabar tersebut.

"Pabrik Aqua A1 (informasi yang valid dan bisa dipercaya kebenarannya) akibat pagar panel jebol air masuk ke pabrik," katanya melalui pesan singkat.

Okih mengatakan genangan air tersebut berasal dari banjir bandang sungai Cibuntu.

"Air kemudian mengalir ke sungai belakang PP Al-Amin dan (pabrik) Aqua," ungkap dia.

Akibat terendam banjir pabrik Aqua tersebut menghentikan operasi sementara demi keamanan dan keselamatan. Vera mengatakan keselamatan karyawan dan keamanan pangan dari produk adalah prioritas perusahaan.

Adapun kerugian materiil akibat banjir ini masih didata oleh perusahaan. Sementara itu, petugas gabungan mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Polres Sukabumi, dan Kodim Sukabumi sudah berada di lokasi kejadian.

"Kami masih melakukan pendataan dampak bencana," ujar Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi, BPBD Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...