Skip to main content

Pakai Nama Louis Vuitton, Pedagang Ayam Goreng Korsel Kena Denda

Pakai Nama Louis Vuitton, Pedagang Ayam Goreng Korsel Kena Denda
Pakai Nama Louis Vuitton, Pedagang Ayam Goreng Korsel Kena Denda

WinNetNews.com-Pengadilan Korea Selatan (Korsel) jatuhkan hukuman denda sebesar 14,5 juta won atau sekitar Rp167 juta pada seorang pedagang ayam goreng. Sebab sang pedagang memakai nama Louis Vuitton sebagai nama restorannya.

Dilansir dari AFP, Selasa (19/4/2016) pemilik restoran itu bernama Kim dan ia menamakan restorannya “Louis Vuiton Dak” yang berlokasi di Seoul. Ia menyebutkan nama itu sebenarnya sebagai plesetan dari bahasa Korea ‘tongdak’ yang artinya ayam utuh. Selain itu, ia pun menggunakan logo yang mirip dengan merek terkenal bermarkas di Prancis tersebut. Logo itu Kim gunakan di serbet dan kotak pembungkus ayam goreng untuk dibawa pulang. Kesal karena mengunakan nama dan logonya, pihak Louis Vuitton ajukan gugatan pada September tahun lalu.

Pada Oktober tahun lalu, pengadilan di Seoul menangkan Louis Vuitton dan memintanya untuk cabut logo dan tak menggunakan nama dari perusahaan fesyen terkenal itu jika tak ingin didenda 500 ribu won per harinya. Tetapi, bukannya patuhi putusan pengadilan, Kim hanya ubah sedikit nama restoran ayam gorengnya jadi “chaLousvui Tondak” yang ia klaim memiliki nama berbeda dengan Louis Vuitton.

Perusahaan fesyen terkenal tersebut kembali gugat Kim di pengadilan dan pada pekan ini pengadilan menjatuhkan hukuman denda kepada Kim sebesar 14,5 juta won, terhitung selama 29 hari ia memakai nama tersebut untuk restoran ayam gorengnya.

Sumber&foto:okezone.com

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top