Pakar Australia: Pelaku Teror Jakarta Masih Amatir

Pakar Australia: Pelaku Teror Jakarta Masih Amatir

Jumat, 15 Jan 2016 | 15:19 | kontri
WinNetNews.com - Serangan teror di kawasan Thamrin, Jakarta, menunjukkan meningkatnya ancaman kelompok ISIS di Indonesia. Namun serangan tersebut diyakini dilakukan oleh para amatir.

Seorang profesor dari Australian National University, Greg Fealy, mengatakan serangan teror yang dilakukan pada Kamis (14/1) kemarin terlihat tidak direncanakan dengan baik. Dikatakannya, seandainya para pelaku merupakan teroris yang lebih mahir, korban jiwa kemungkinan akan lebih besar.

Sedikitnya 7 orang termasuk lima pelaku tewas dalam serangan tersebut. Sedangkan korban luka sebanyak 23 orang, yang terdiri dari 18 warga sipil dan 5 polisi. Kelompok radikal ISIS telah mengklaim mendalangi serangkaian ledakan bom dan penembakan di kawasan Thamrin itu.

Fealy mengatakan para pelaku tampak masih amatir. "Itu sangat mentah. Dan para pelaku terlihat seperti amatir," tutur pakar Australia itu.

Dikatakan Fealy, upaya penyanderaan yang sempat terjadi di dalam gerai kopi Starbucks, menunjukkan indikasi lebih jauh bahwa serangan itu "kurang terencana dan tidak dilakukan dengan baik".

"Untunglah, karena jika mereka teroris yang efisien, mereka bisa membunuh lebih banyak orang di tempat itu," katanya.

"Jika mereka tadinya berpikir soal serangan seperti di Paris, maka mereka telah gagal total saat itu," cetusnya.

Namun dikatakan Fealy, serangan di Thamrin tersebut juga merupakan bukti meningkatnya ancaman yang ditimbulkan ISIS. "Itu mengkonfirmasi ancaman yang ditimbulkan ISIS bagi Indonesia," ujarnya.

(dilansir dari News.com.au dan detik)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...