Pakar Hukum Anggap Haris Azhar Tidak Pantas Dilaporkan ke Polisi

Pakar Hukum Anggap Haris Azhar Tidak Pantas Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 10 Agt 2016 | 13:05 | Zaenal Arifin
 Jakarta, Winnetnews.com -  Pakar hukum pidana Universitas Indonesia Gandjar Laksmana menganggap Koordinator Kontras Haris Azhar tidak pantas dilaporkan ke polisi. Gandjar menegaskan Haris hanya memiliki informasi dan tidak berkewajiban untuk membongkar kebenaran di dalamnya.

"Tulisan itu kan informasi, jadi tugas penegak hukum adalah menelusuri apakah itu mengandung kebenaran atau tidak, bukan melaporkan Haris sebagai pembawa informasi," ujar dia di Jakarta, Rabu (10/8/2016).

Haris Azhar sendiri saat ini berstatus terlapor di Bareskrim Polri setelah tiga institusi negara yaitu BNN, Polri dan TNI mengadukannya dengan sangkaan melanggar Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan pencemaran nama baik.

Laporan itu berawal dari tulisan Haris hasil wawancaranya dengan terpidana mati Freddy Budiman yang berjudul "Cerita Busuk dari Seorang Bandit: Kesaksian bertemu Freddy Budiman di Lapas Nusa Kambangan (2014)".

Pada tulisan yang telah menyebar luas melalui media sosial itu, Freddy mengaku memberikan uang ratusan miliar rupiah kepada penegak hukum di Indonesia untuk melancarkan bisnis haramnya di Tanah Air.

"Dalam hitungan saya selama beberapa tahun kerja menyelundupkan narkoba, saya sudah memberi uang Rp450 miliar ke BNN. Saya sudah kasih Rp90 miliar ke pejabat tertentu di Mabes Polri. Bahkan saya menggunakan fasilitas mobil TNI bintang dua," kata Freddy dalam tulisan Haris seperti dikutip dari laman Facebook Kontras.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...