Pangdam Jaya: Ganggu Persatuan Jangan Coba-coba di Jakarta, Saya Hajar!
Foto: JawaPos

Pangdam Jaya: Ganggu Persatuan Jangan Coba-coba di Jakarta, Saya Hajar!

Rabu, 18 Nov 2020 | 12:20 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Panglima Kodam Jaya (Pangdam Jaya) Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengegaskan tak segan mengambil tindakan serius kepada mereka yang coba-coba membuat perpecahan di Jakarta. 

Mayjen Dudung mengatakan sebagaimana tugas TNI adalah  menjaga keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Termasuk melindungi segenap bangsa dan negara.

"Yang mengganggu persatuan keutuhan NKRI jangan coba-coba di Jakarta, saya hajar itu," kata Mayjen Dudung, Selasa (17/11).

Merespons terkait kerumunan massa di Petamburan, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu, Dudung mengatakan TNI siap mengambil tindakan namun harus tetap sesuai prosedur.

Terkait kerumunan tersebut denda sebesar Rp50 juta juga telah dijatuhkan. Sedangkan untuk pengamanan ada level Satpol PP, jika tidak bisa diatasi maka meminta bantuan ke kepolisian. Jika semua itu tidak bisa, barulah TNI diperbantukan. "Tugas TNI besar sangat. HRS itu bukan musuh TNI, rakyat biasa," katanya.

Namun jika berkaitan dengan persatuan dan ancaman memecah belah bangsa,  Mayjen Dudung memastikan tidak akan memberikan toleransi. TNI akan melawan itu. Termasuk jika kelompok Habib Rizieq mencoba membuat perpecahan dan mengancam persatuan bangsa.

Ia dan pihaknya memastikan apabila ada upaya demikian maka ia akan mengambil langkah awal untuk membasmi pihak-pihak yang mencoba memecah belah NKRI. "Kalau dia lakukan inskonstitusional, nggak ada cerita," ujarnya.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengumpulkan sejumlah jenderal dan pimpinan satuan di jajarannya, pada Minggu 15 November 2020, yakni Pangkostrad Letjen TNI Eko Margiyono, Komandan Koopssus Mayjen TNI Richard TH.Tampubolon, Danjen Kopassus Mayjen TNI Achmad Hasan, Dankormar Mayjen TNI (Mar) Suhartono, dan Komandan Korpaskhas Marsda TNI Eris Widodo Y.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...