Panglima TNI Gatot sebut dari Prada sampai Jenderal bila berbuat salah, harus ditindak

Panglima TNI Gatot sebut dari Prada sampai Jenderal bila berbuat salah, harus ditindak

Senin, 8 Agt 2016 | 21:23 | Rike
WinNetNews.com-Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan, dia tak akan menutupi kesalahan prajurit apabila ada yang melakukan kesalahan.

Pernyataan tersebut disampaikan Gatot menanggapi pengakuan Koordinator Kontras Haris Azhar yang mendapat cerita dari Freddy Budiman mengenai keterlibatan oknum TNI dalam bisnis narkoba yang dijalankannya."Mulai dari pangkat Prada sampai jenderal, jika ada yang berbuat salah, harus ditindak sesuai hukum yang berlaku," jelas Gatot, di Kompleks Mabes TNI, seperti keterangan pers yang dikeluarkan Puspen TNI, Senin (8/8/2016).

Dari cerita Freddy, yang diungkapkan lewat Haris,terdapat oknum TNI berpangkat jenderal bintang dua yang mengawal distribusi narkoba lintas Sumatera.Gatot menyebut bahwa pernyataan Haris itu bukan pernyataan biasa, melainkan bahan introspeksi yang harus didalami kebenarannya.

TNI sudah membentuk tim investigasi internal yang bakal memeriksa seluruh personel atau mantan TNI yang terlibat narkotika, baik yang telah masuk penjara atau yang sudah bebas dari hukuman. Mengenai laporan TNI atas Haris Azhar ke Bareskrim Polri, Gatot menyatakan bahwa hal itu diperlukan supaya mempercepat investigasi internal TNI, bukan upaya kriminalisasi."Haris Azhar bukan terdakwa, tapi sebagai terlapor. Ini diperlukanTNI membuat laporan ke Kepolisian, tujuannya agar pihak polisi sesuai kewenangannya mengadakan penyelidikan dan penyidikan," terangnya.

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...