Panitera PN Jakut Diperiksa KPK Terkait Teknis Perkara

Panitera PN Jakut Diperiksa KPK Terkait Teknis Perkara

Selasa, 2 Agt 2016 | 17:49 | Zaenal Arifin
 Jakarta, Winnetnews.com - Panitera Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara Rina Pertiwi, mengatakan dirinya diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait teknis perkara dengan terpidana Saiful Jamil.

"Tadi diperiksa tentang teknis perkara, mulai dari perkaranya masuk di kejaksaan, kemudian ke pengadilan, pelimpahannya tanggal berapa," ujar Rina usai diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan pemberian suap kepada panitera PN Jakut Rohadi untuk meringankan vonis terpidana Saiful Jamil di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/8/2016).

Rina, yang diperiksa sekitar enam jam, melanjutkan bahwa penyidik KPK juga sempat menggali informasi tentang siapa saja majelis hakim dan panitera pengganti yang ditunjuk untuk menangani kasus pelecehan seksual itu.

"Saya menunjuk Dolly Siregar sebagai panitera penggantinya, bukan Rohadi," kata dia, menunjuk pada panitera pengganti berinisial DS yang ditangkap oleh KPK dalam operasi tangkap tangan, bersama tersangka Rohadi, Berthanatalia Ruruk Kariman, Kasman Sangaji dan Samsul Hidayatullah.

Namun, Rina sendiri tidak mau merinci lebih lanjut bagaimana persisnya keterlibatan Rohadi dalam perkara tersebut.

Adapun kasus yang melibatkan Rina sebagai saksi terkait dengan pengurusan perkara asusila yang dilakukan Saiful Jamil, adik dari Samsul Hidayatullah (SH) yang menjadi tersangka penyuapan. Saipul sendiri sudah diperiksa tiga kali oleh KPK yaitu pada 18, 19 dan 21 Juli 2016.

Kasus ini berawal dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Rabu (15/6) di beberapa tempat terkait dengan pemberian suap sebesar Rp500 juta kepada Rohadi untuk mengurangi masa hukuman Saiful Jamil dari tuntutan yang diajukan oleh jaksa penuntut umum.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...